Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PJ Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin mengimbau masyarakat di wilayah kerjanya untuk mewaspadai musim pancaroba, peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.
"Sejumlah daerah sudah mulai turun hujan, Makassar juga sudah pernah hujan setelah kemarau yang cukup panjang. Karena itu musim pancaroba ini harus diwaspadai," kata Bahtiar seperti dilansir dari Antara (13/11).
Menurut dia, pada musim pancaroba rawan muncul penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Karena itu, lanjutnya, masyarakat di 24 kabupaten/kota di Sulsel harus senantiasa menjaga kebersihan sanitasi, kanal, dan saluran air.
Hal itu, lanjut Bahtiar, selain akan dapat mencegah penyebaran penyakit menular, juga untuk mengantisipasi terjadinya banjir saat musim hujan.
Baca juga:
> Waspadai Bencana Hidrometeorologi di Musim Pancaroba
> Waspadai Tujuh Penyakit yang Sering Muncul pada Musim Pancaroba
Sementara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, kata dia, diharapkan dapat melakukan fogging (pengasapan) untuk mencegah berkembangnya jentik-jentik nyamuk DBD.
Dinas Kesehatan setempat juga diminta menguatkan koordinasi dengan instansi atau OPD terkait untuk melakukan fogging di lokasi yang rawan terjadi DBD atau penyakit menular lainnya.
"Apalagi hujan ini adalah hujan transisi. Hujan dari musim kemarau ke musim hujan, sehingga rawan terjadi DBD," ucapnya.
Hal yang tak kalah pentingnya, menurutnya, selain dilakukan fogging, masyarakat harus melakukan bersih-bersih di lingkungan sekitar dengan gotong royong. "Ini untuk mencegah berkembanganya penyakit menular, sekaligus mencegah terjadinya banjir saat musim hujan," kata Bahtiar. (Z-6)
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved