Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) telah menyiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bencana hidrometeorologi. Bahkan, pekan lalu telah dilaksankan apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Budi Nugroho mengatakan bahwa pihaknya bersama TNI, Polri dan stakeholders lainnya siap untuk menghadapi musim penghujan yang datang.
"Kami harus siap menghadapi musim penghujan karena ada beberapa wilayah yang rawan terjadi bencana longsor, banjir dan
angin puting beliung," kata Budi pada Senin (6/11).
Baca juga : Masuk Musim Penghujan, BNPB Imbau Masyarakat Waspadai 2 Hal Ini
Menurut Budi, beberapa waktu lalu, Pemkab bersama Polresta Banyumas dan Kodim 0701/Banyumas telah menggelar apel kesiapsiagaan bencana.
"Apel pasukan dan kesiapsiagaan bencana telah dilaksanakan. Kegiatan itu sudah rutin dilakukan guna persiapan menghadapi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir dan angin puting beliung," jelasnya.
Baca juga : BMKG Beri Warning, Gubernur Jatim Instruksikan Mitigasi Bencana
Bahkan, lanjutnya, pihaknya telah membentuk TRC lintas sektor yang terdiri , dari berbagai unit baik TNI, Polri, BPBD, dan stakeholders terkait lainnya.
"TRC tersebut dibentuk agar ketika terjadi bencana, segera ada yang langsung ke lapangan," katanya.
Selain itu, berbagai peralatan juga telah dicek. Misalnya, perahu karet, mobil pemadam kebakaran, truk, tangki, senso, cangkul, gergaji dan lain-lain. Juga ada excavator yang berfungsi untuk mengangkat puing maupun material bencana yang perlu dipindahkan.
"Apabila suatu saat terjadi bencana, kita pun siap. Bersinergi antara pemerintah, swasta, perguruan tinggi, masyarakat, TNI, Polri, termasuk kita juga mengecek kesiapan personel dan sarana prasarananya," tambah Penjabat (Pj) Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro. (Z-4)
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved