Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKENA dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Merbabu, puluhan warga Dusun Ngaduman, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang dievakuasi. Sebagian mengalami sesak nafas dan mata pedih akibat asap serta debu panas.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (28/10) tim gabungan TNI-Polri, BPBD, PMI, Pemadam Kebakaran dan relawan hingga petang masih terus bergerak untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda lereng Gunung Merbabu di kawasan aman Nasional Gunung Merbabu (TNGM).
Akibat karhutla yang telah mencapai lebih dari 100 hektare tersebut, puluhan warga warga Dusun Ngaduman, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang mengalami dampak cukup berat yakni sesak nafas dan mata pedih karena asap tebal dan debu panas yang menyelimuti desa itu.
Baca juga: Rilis Facet 75 Mid, Columbia Sportswear Ajak Hiking ke Merbabu
Mengguncang beberapa kendaraan ambulan, petugas gabungan terus melakukan evakuasi terhadap puluhan warga tersebut ke wilayah aman yakni Balai Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang untuk mendapat perawatan medis.
"Lebih 20 orang dievakuasi dengan ambulan karena terkena dampak kebakaran itu," ujar Darmono, seorang relawan.
Baca juga: Petani Selo Bentangkan Merah Putih di Tegalan Lereng Merbabu
Puluhan warga yang berhasil dievakuasi tersebut, demikian Kepala Polsek Getasan Inspektur Ari Parwanto, langsung mendapat perawatan medis dengan diberikan alat bantu pernafasan karena mengalami sesak nafas akibat asap tebal serta diberikan pengobatan mata akibat mata perih terkena debu panas.
Beberapa warga mendapatkan perawatan medis mengungkapkan asap tebal mulai menyelimuti dusun tempat tinggalnya terjadi sejak Sabtu (28/10) siang,
"Warga panik karena mata juga terasa perih hingga datang puluhan petugas menggunakan ambulan membawa kami ke sini," ujar Sukarti,40, salah seorang warga. (Z-10)
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran bersama 36 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan.
AKSES Jalan Kolonel Masturi Lembang Kabupaten Bandung Barat tersendat akibat peristiwa kebakaran tempat usaha tambal ban sekaligus penjual bensin eceran.
Sebanyak 17 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran.
Kebakaran melanda Pasar Rebo Purwakarta dan menghanguskan tiga blok serta sekitar 50 kios. Tidak ada korban jiwa, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved