Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUKSI beras di Kabupaten Jepara di tengah kemarau panjang cukup tinggi dan surplus. Sehingga, meski harga beras tinggi, ketersediaan beras di daerah di pantura Jawa Tengah ini mencukupi hingga musim panen mendatang.
Pemantauan Media Indonesia Kamis (26/10) harga beras di berbagai pasar tradisional di Pantura Jawa Tengah seperti Demak, Kudus, Pati dan Jepara masih cukup tinggi meskipun berbagai upaya menurunkan harga terus digencarkan dari mulai operasi pasar beras hingga penggelontoran bantuan.
Namun bagi Kabupaten Jepara sedikit lebih tenang, karena di tengah kemarau panjang masih ada panen padi hingga jumlah beras cadangan dan hasil panen berlimpah.
Baca juga: Sumbar Surplus Beras di tengah Ancaman El Nino
"Beras masih banyak di pasaran, harga tinggi karena memang harga gabah meningkat hingga Rp7.200 per kilogram," ungkap Amin,45, distributor beras di Pecangaan, Jepara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko dalam keterangan mengatakan produksi beras di daerah ini cukup besar dan mengalami surplus. Bahkan stok beras cadangan juga masih tersedia cukup besar sehingga warga tidak perlu khawatir.
Baca juga: Pasar Murah Cukup Efektif Tahan Laju Harga Beras
"Kita surplus dan beras cadangan masih banyak," ujarnya.
Mengatasi masih tingginya harga beras saat ini, demikian Edy Sujatmiko, bukan karena ketersediaan beras kurang terapi karena mekanisme pasar. Namun berbagai upaya dilakukan untuk menahan gejolak harga beras yakni dengan menggelar operasi pasar beras dan juga menggelontorkan bantuan pangan bagi warga.
Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, lanjut Edy Sujatmiko, setiap tahun selalu menyerap beras produksi petani setempat untuk cadangan pangan cukup tinggi, karena produksi beras di daerah ini cukup besar hingga secara perhitungan mencukupi hingga musim
panen mendatang.
Hingga bulan September lalu, ungkap Edy Sujatmiko, produksi hasil panen di Jepara mencapai 219,6 ribu ton atau setara beras 130,5 ribu ton, sedangkan kebutuhan beras untuk bahan pangan warga daerah ini hingga September hanya 63,19 ribu ton bahkan dengan meningkatnya kebutuhan beras kebutuhan
beras dalam satu tahun hanya 84,26 ribu ton.
"Jadi secara perhitungan berdasarkan data hasil produksi beras di Jepara masih surplus 46 ribu ton, masih mencukupi hingga panen berikutnya," imbuhnya. (Z-10)
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved