Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Pangandaran tengah mendalami laporan seorang pasien atas dugaan malapraktik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Pasien tersebut, melaporkan seorang dokter setelah pelaksanaan operasi batu empedu dilakukan pada November 2022.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangandaran AKP Herman mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari pasien sekitar dua pekan lalu yang melaporkan dokter RSUD Pandega terkait dengan dugaan Malapraktik dan sekarang masih melakukan penyelidikan hingga baru tahap pemeriksaan awal.
Pelapor awalnya menjalani pemeriksaan pada Oktober 2022 hingga bulan November 2022 menjalani operasi di RSUD Pandega. Pelapor selama lima hari operasi diizinkannya untuk pulang ke rumah tapi selama di rumah tidak bisa mencerna makanan hingga selalu muntah-muntah dan merasa ada benda asing di dalam tubuhnya.
“Keesokan harinya, pelapor kembali memeriksakan diri ke RSUD Pandega dan dokter yang menangani diberikan obat tapi kondisi kulit pelapor disebut menguning," katanya, Minggu (8/10).
Ia mengatakan, pelapor kemudian kembali lagi ke RSUD Pandega memeriksakan kondisinya tetapi setelah pulang ke rumah dikabarkan memburuk sehingga harus dibawanya ke IGD RSUD Pandega. Karena kondisinya tidak membaik, pada bulan Januari 2023 pelapor dirujuk ke RS Margono Soekarjo, Purwokerto.
Saat diperiksa di RS Margono Soekarjo diketahui di dalam tubuh pelapor terdapat penggumpalan kotoran bekas operasi. Akibatnya, pelapor dirujuk kembali ke RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta, untuk menjalani operasi.
Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah mengatakan, pihak manajemen saat ini belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengenai tudingan malapraktik itu. Itu karena saat ini hal itu masih dalam proses hukum di Polres Pangandaran.
Namun, ia memastikan seluruh dokter di RSUD Pandega memiliki kompetensi, pengalaman, bekerja sesuai etika profesi, keilmuan, dan mengikuti prosedur operasi standar (SOP) dalam melakukan diagnosis dan penanganan terhadap pasien.
"Kami bagian dari masyarakat taat hukum dan menghargai proses yang sedang berjalan di kepolisian dan dokter di RSUD Pandega selalu memberikan penjelasan terkait dengan kondisi perkembangan penyakit kepada pasien, serta meminta persetujuan untuk melakukan tindakan dari pasien maupun keluarga pasien," paparnya.
(Z-9)
Ria Agustina, tersangka kasus praktik kecantikan ilegal yang juga sekaligus pemilik salon Ria Beauty, meminta penahanannya ditangguhkan. Namun, polisi menolak permohonan tersebut.
KOMUNITAS Bike To Work (B2W) Indonesia melayangkan gugatan kepada Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Heru digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.
Dia berharap keluarga ini bisa bersabar. Selain itu, mereka bisa mendapatkan keadilan, sesuai proses hukum yang sedang berlangsung.
DPRD bersama Dinas Kesehatan melakukan inspeksi mendadak ke Klinik Alifa untuk mendengarkan penjelasan dari manajemen klinik
Polisi sudah meminta keterangan dan 6 saksi dari keluarga dan tenaga medis di klinik
Keterlibatan sekolah dan orang tua jadi elemen penting dalam membangun pemahaman anak terhadap kesehatan dan lingkungan medis secara positif.
Jasa Raharja telah mengoptimalkan sistem monitoring dan respons cepat yang terintegrasi secara daring dengan lebih dari 2.770 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Fokus kolaborasi ini adalah menggalakkan program pencegahan stunting bagi warga masyarakat di sekitar Pondok Gede, Kota Bekasi.
Integrasi fasilitas dan layanan ini dirancang untuk menghadirkan alur perawatan kanker yang lebih komprehensif dan efisien.
MULAI berfungsinya kembali beberapa rumah sakit di lokasi bencana banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh merupakan kabar baik. Namun, peningkatan jumlah pasien akan meningkat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembersihan, perbaikan, dan pemulihan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved