Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYALURAN cadangan beras pemerintah (CBP) oleh Bulog Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) di Banyumas Raya telah mencapai 37,51% dari total 6.559,74 ton beras.
Pemimpin Cabang Bulog Banyumas Rasiwan mengatakan sampai Selasa (19/9), keluarga penerima manfaat (KPM) di empat kabupaten yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Cilacap yang telah menerima bantuan CBP sebanyak 244.333 keluarga.
"Hingga kini telah tersalur beras sebanyak 2.443,33 ton beras untuk 244.333 keluarga," jelas Rasiwan pada Rabu (20/9).
Baca juga: Bulog Kalsel Mulai Salurkan Bantuan Beras
Menurutnya, Bulog telah mempercepat penyaluran beras 10 kg untuk setiap keluarga. Setiap harinya, penyaluran dilaksanakan di balai desa atau balai kelurahan masing-masing. Penyaluran CBP bakal berlangsung selama tiga bulan mulai September, Oktober hingga November.
Setiap bulannya masing-masing keluarga mendapat jatah 10 kg per bulan. Totalnya mencapai 6.559,74 ton per bulan untuk Banyumas Raya.
Dari 6.559,74 ton beras yang didistribusikan, rinciannya Banyumas sebanyak 2.475.150 kg per bulan untuk 247.515 penerima dan Cilacap sebanyak 1.882.690 kg per bulan untuk 188.269 penerima.
Baca juga: Operasi Pasar belum Bisa Menjamin Harga Beras Turun
Lalu Purbalingga sebanyak 1.245.230 kg per bulan untuk 124.523 penerima, dan Banjarnegara sebanyak 956.670 kg per bulan untuk 95.667 penerima.
Rasiwan mengatakan dengan penyaluran CBP tersebut, diharapkan akan membantu keluarga tidak mampu karena harga beras di pasaran masih tinggi. "Selain itu, harga beras juga bisa ditekan dengan adanya CBP yang didistribusikan," jelasnya. (Z-6)
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Di sisi distribusi, Bulog telah menyalurkan vantuan pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Naiknya CBP menjadi 4 juta ton karena produksi di tahun depan diperkirakan meningkat ketimbang tahun ini.
MENTERI Pertanian atau Mentan Andi Amran Sulaiman meminta agar persoalan stok beras cadangan pemerintah yang mengalami penurunan mutu dan rusak dilihat secara proporsional
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Sonny T Danaparamita mempertanyakan tingginya harga beras di pasaran. Padahal, stok cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat melimpah yakni mencapai 3,9 - 4 juta ton.
Ombudsman RI menduga adanya maladministrasi dalam tata kelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan potensi kerugian negara mencapai Rp7 triliun.
Pemerintah menargetkan hingga akhir Desember 2025 dapat menggelontorkan 1,3 juta ton beras SPHP dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) masih dalam angka aman. Sebelummya diberitakan beras premium dan medium mulai langka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved