Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang terjadi selama tiga hari berturut-turut di Sulawesi Tengah, membuat 40 titik panas yang terpantau di provinsi itu menghilang.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pemantauan Atmosfer Global Lore Lindu Bariri, per 12 September hingga saat ini tidak terpantau lagi adanya titik panas di Sulteng.
“Padahal dari pemantauan sebelumnya ada 40 titik panas sejak awal September 2023,” terang Kepala BMKG Stasiun Pemantauan Atmosfer Global Lore Lindu Bariri, Asep Firman Ilahi, dalam siaran persnya yang diterima di Palu, Rabu (13/9).
Baca juga : Titik Panas Karhutla Sumatra Tembus 853 Titik
Menurutnya, hujan yang terjadi di beberapa wilayah di Sulteng dalam tiga hari terakhir dinilai membuat titik-titik panas yang sebelumnya terpantau, menghilang.
Baca juga : BMKG Deteksi 609 Titik Panas Membara di Pulau Sumatra
“Puluhan titik api itu menghilang karena intensitas hujan yang meningkat selama tiga hari terakhir,” tegasnya.
Meski begitu, Asep menyebutkan, hasil pemantauan tersebut bersifat sementara.
Pasalnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sulteng masih berpotensi terjadi.
“Apalagi dengan El Nino yang masih melanda sebagian besar wilayah di Sulteng yang diperkirakan hingga November 2023,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus mengatakan, di tengah fenomena El Nino yang melanda Indonesia, sangat berisiko mengakibatkan karhutla.
Sulteng yang memiliki lahan dan hutan yang luas di 12 kabupaten patut waspada.
“Masyarakat perlu mengantisipasi karhutla dengan cara tidak sembarangan membuang puntung rokok di sekitaran lokasi yang mudah memicu terjadinya api,” sebutnya.
Selain itu, tambah Akris, khusus petani yang hendak membuka lahan pertanian baru diwajibkan menggunakan alat paras.
“Untuk membakar lahan tidak diperbolehkan karena itu bisa memicu terjadinya Karhutla,” tandasnya. (Z-8)
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Plt Kepala BPBD Provinsi Babel. Ari Primajaya mengatakan berdasarkan pantauan satelit terdeteksi ada 135 titik.
RATUSAN titik panas atau hotspot terpantau satelit bertebaran di sejumlah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
TITIK panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra masih terus meningkat. Dari pantauan terakhir satelit terdeteksi sebanyak 230 titik panas.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved