Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANIAN merupakan sektor yang terbukti paling bertahan dan tetap tumbuh saat Covid 19. Hal ini menandakan sektor pertanian dapat bertahan pada kondisi apapun.
Di sisi lain, kondisi rata-rata kepemilikan lahan petani yang minim, usaha pertanian hanya dilakukan di hulu, atau dilakukan secara sendiri-sendiri sehingga menjadikan sektor pertanian rawan terhadap goncangan.
Arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa pertanian harus mampu memberikan jaminan pangan bagi seluruh rakyat, diamini dan dijalankan oleh seluruh jajarannya.
Hal tersebut digarisbawahi oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDM) Kementerian Pertanian RI Dedi Nursyamsi bahwa banyak petani yang masih melakukan usaha secara sendiri-sendiri sehingga menjadikan posisi tawar rendah. Serta sulit untuk pengembangan usaha pertanian yang lebih besar.
"Penumbuhan korporasi menjadi sangat penting karena pengelolaan usaha tani dilakukan mulai hulu sampai hilir dan pengelolaan manajemen usaha berbasis korporasi," kata Dedi Nursyamsi.
Guna menghadapi tantangan tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengadakan koordinasi pengembangan kawasan agro berbasis korporasi pada Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Jember, Rabu (6/9).
Pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Bappeda dan dinas pertanian dari tujuh kabupaten/kota, diharapkan dapat mendorong kesejahteraan petani melalui peningkatan ketahanan pangan dan daya saing di bidang pertanian melalui korporasi.
Hadir sebagai narasumber antara lain Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember Prof Soetriono dan Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana yang menyampaikan materi tentang 'Sinergi Konsep dan Capaian Progres Program YESS dalam Mendukung Pengembangan Kawasan Agro Berbasis Korporasi.'
"Berdasarkan lesson learn, Program YESS dan pembentukan dan pengembangan Korporasi Petani memang bukan pekerjaan yang mudah," kata Udrayana yang akrab disapa Uud yang hadir didampingi Project Manager Program YESS Jatim, Acep Hariri dalam keterangannya, Jumat (8/9).
Kendati demikian, katanya, dengan konsolidasi para petani, peningkatan kualitas SDM petani dan jaminan oleh offtaker serta dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan, maka mimpi besar korporasi petani dapat diwujudkan.
baca juga: Peningkatan Produktitivas Rerata Demplot CSA Jateng Capai 0,76 Ton per Hektar Gabah Kering Panen
Menurut Uud, penumbuhan korporasi petani sangat diperlukan agar petani memiliki posisi tawar dan tertarik pada sektor pertanian karena pendapatan yang sangat menjanjikan.
"Adanya offtaker akan memberikan kepastian pasar sehingga petani akan fokus pada usaha tani agar hasilnya sesuai dengan yang dibutuhkan pasar," lanjutnya.
Uud menambahkan pengawalan dan pendampingan pada korporasi petani sangat perlu dilakukan, mulai dari awareness, pelatihan, magang di offtakers maupun pemecahan masalah yang dihadapi oleh petani.
"Menggabungkan petani memang sulit tetapi dengan semangat pendampingan pasti akan tercapai," katanya.
Menurut Uud, sampai saat ini koperasi milenial pada Program YESS telah terbentuk dan sudah melakukan kerjasama dengan berbagai offtakers antara lain Paskomnas Indonesia, PT Cargill dan offtakers lain.
"Masih sangat diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk pengembangan petani muda, karena korporasi yang akan dibangun petani milenial diharapkan menjadi lokomotif penggerak pertanian. Sehingga mampu memberikan manfaat bagi pelaku di sektor pertanian," pungkasnya. (N-1)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Studi terbaru mengungkap sisi emosional hilangnya gletser dunia. Dari tujuan wisata "kesempatan terakhir" hingga ritual pemakaman es, bagaimana manusia merespons kepunahan gletser?
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
Analisis global terhadap 31.000 spesies pohon mengungkap tren mengkhawatirkan: spesies pohon yang tumbuh lambat mulai punah, digantikan pohon cepat tumbuh yang rapuh.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pemanasan laut, diskusi tentang energi dan kelautan kini tidak lagi berdiri sendiri.
Peneliti mengungkap mekanisme seluler yang membantu tanaman tetap tumbuh meski cuaca ekstrem. Temuan ini menjadi kunci masa depan ketahanan pangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved