Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PELUANG hujan di masih jauh, kesulitan air bersih warga di berbagai daerah di Jawa Tengah semakin dirasa berat. Sehingga warga harus bersabar menunggu kucuran bantuan air bersih dari berbagai pihak.
"Hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) dan Analisis Curah Hujan peluang turun hujan pada dasarian I dan III bulan September 2023 kurang dari 10 milimeter (mm) untuk seluruh wilayah Jawa Tengah," kata Koordinator Informasi dan Observasi pada Stasiun BMKG Meteorologi Ahmad Yani Semarang Giyarto, Rabu (6/9).
Sedangkan dasarian II September kurang dari 50 mm, lanjut Giyarto, serta pada dasarian I Oktober pada umumnya kurang dari 20 mm, kecuali pegunungan Dieng dan pegunungan Ungaran dapat mencapai kurang 50 mm.
Baca juga: Kekeringan, Krisis Air Bersih dan Karhutla di Pantura Jateng Meluas
"Agustus lalu malahan sebagian besar wilayah Jawa Tengah masuk kriteria sangat panjang yaitu 31-60 hari tanpa hujan," imbuhnya.
Sementara itu, kesulitan air bersih dirasakan warga di berbagai daerah di Jawa Tengah. Seperti warga Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus selama sepuluh hari tidak mendapat kiriman bantuan air bersih.
"Untuk memenuhi kebutuhan kami beli atau cari tempat yang jauh," ujar Ratno,36, warga setempat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengungkapkan, di daerahnya kekeringan juga semakin meluas. Sebanyak 37.114 jiwa warga di sembilan kecamatan mengalami krisis air bersih, sehingga bantuan terus digelontorkan untuk mengatasi kesulitan
warga tersebut.
Wilayah terlanda kekeringan terus meningkat, ungkap Martinus Budi Prasetyo, dari sebelumnya lima kecamatan menjadi sembilan kecamatan terlanda kekeringan yakni Jaken, Kayen, Pucakwangi, Winong, Jakenan, Bagus, Tayu, Tambakromo, Sukolilo.
"Ada 7.949 keluarga di 30 desa mengalami krisis air bersih," imbuhnya.
Kepala pelaksana BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, luas wilayah terlanda kekeringan meningkatkan di daerah ini, pada hari sebelumnya masih 15 kecamatan tetapi saat ini meluas di 18 kecamatan alami krisis air bersih, sehingga bantuan didistribusikan telah disalurkan mencapai 1,5 juta liter.
"Kami terus bahu membahu untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, setiap hari bantuan dari Pemkab Grobogan, Kepolisian, TNI, PMI, organisasi, relawan hingga swasta terus disalurkan karena kondisi dirasakan berat," kata dia. (Z-10)
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved