Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG siswi kelas 2 SMP di Desa Sukareja, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mengalami penyakit langka. Yakni, infeksi kulit serius yang hampir seluruh tubuhnya termasuk wajah melepuh karena gatal-gatal.
Perempuan bernama Ghafisky Azha Mardatila, 13 mengidap penyakit langka sejak dua bulan terakhir. Ghafisky terbaring di rumahnya dan tidak bisa sekolah. Keterbatasan ekonomi ,membuat pengobatan tiidak maksimal.
Putri Umdatu, kakak Azha mengatakan awalnya adiknya mengalami gatal-gatal di kepala akhirnya dicukur gundul hingga mandi di pantai untuk pengobatan. "Awalnya gatal mulai dari kepala digaruk, dan ini sudah berlangsung dua bulan. Setelah mandi di pantai infeksinya semakin parah," tutur Putri, Kamis (31/8).
Putri menyebut adiknya pernah dirujuk ke RSUD dr M. Azhari Pemalang dan RSUD Suradadi Tegal dan dirawat sampai sembilan hari. "Tapi belum sembuh juga karena tidak punya uang akhirnya dibawa pulang," ucap Putri.
Anak bungsu dari empat bersaudara itu baru saja kehilangan ibunya yang meninggal beberapa bulan lalu. Sedangkan ayahnya tidak bekerja lagi karena sudah pensiun. Kartu kepersertaan BPJS Kesehatan mandiri tidak lagi aktif. "Pengobatan tak maksimal karena kekurangan dana," jelas Putri.
Mendapat informasi yang dialami Azha, anggota Komisi IX DPR RI membidangi masalah kesehatan dan ketenagakerjaan, (Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan) Dewi Aryani membantu memfasilitasi dan merujuknya ke RSUP dr. Kariadi Semarang untuk pengobatan.
baca juga: Pulau Timor Diguncang Gempa M 6,1, Dua Rumah Warga Retak
dr. Rani dari RSUD Suradadi Tegal mengatakan berdasarkan pemeriksaan medis diduga pasien mengidap Staphylococcal scalded skin
syndrome (SSSS). Atau infeksi kulit serius yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Infeksi itu menjalar dan membuat hampir sekujur tubuh pasien melepuh. Termasuk bagian wajah.
"SSSS tersebut, tergolong penyakit langka., karena ada infeksi bakteri. Awalnya ada infeksi di kulit dan bakteri menyebar ke kulit. Mungkin telat penanganan, tapi semestinya masih bisa sembuh," ujar Rani.
Anggota DPR RI Dewi Aryani, menyampaaikan setelah melihat kondisi Azha dengan tim medis RSUD Suradadi, akhirnya memutuskan untuk merujuk ke RSUP dr. Kariadi Semarang.
"Saya sudah koordinasi langsung dengan Dirut RS Kariadi, Azha akan dirawat di sana. KIS-nya sudah tidak aktif dan menunggu aktif lama, karena kritis darurat saya minta pasien diterima. Dan pemerintah harus hadir dalam kondisi darurat seperti ini," pinta Dewi.
Ia berjanji akan menanggung akomodasi keluarga pasien selama menjalani pengobatan di Semarang. "Untuk biaya hidup orangtuanya,
InsyaAllah akan saya bantu selama di sana," ucap Dewi Aryani. (N-1)
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Di balik popularitas tren thrifting atau membeli pakaian bekas demi alasan ekonomi dan gaya hidup berkelanjutan, tersimpan potensi ancaman serius bagi kesehatan.
Air banjir yang tercemar kotoran bisa menyebabkan kulit terinfeksi bakteri atau jamur dan mengalami peradangan.
Banjir tidak hanya menimbulkan masalah pada saat bencana itu terjadi saja. Setelahnya, ada persoalan yang juga harus diwaspadai, yaitu munculnya penyakit-penyakit tertentu.
Gejala seperti kuku kering atau kuning, bintik putih, dan garis hitam mungkin merupakan tanda normal penuaan atau gejala penyakit pernafasan, tiroid, atau kulit dan kanker.
Salah satu penyakit kulit yang sering muncul adalah Miliaria atau biang keringat. Ini terjadi akibat penyumbatan kelenjar keringat yang menyebabkan ruam kecil
Gangguan perjalanan kereta api terjadi di wilayah Daop 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah.
Dedy Yon meminta para pejabat yang memperoleh jabatan sesuai harapan agar menjadikan momen tersebut sebagai pembuktian kinerja.
Masjid Agung diharapkan terus menjadi mercusuar pengabdian melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi umat.
Lonjakan ini mencerminkan tingginya aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun liburan,
Wakil Wali Kota Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Tazkiyyatul Muthmainnah, mengunjungi Puskesmas Kecamatan Tegal Timur dalam giat rutin penurunan stunting, Selasa (16/12).
Wali Kota Dedy Yon berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved