Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pariwisata (Dispar) Kota Padang, Sumatra Barat, akan mencarikan solusi untuk penanganan objek wisata Batu Maling Kundang yang tenggelam, Senin (28/8). Batu Malin Kundang yang berada di kawasan objek wisata Pantai Air Manis, Kota Padang, tenggelam karena air laut pasang.
Ditambah lagi, curah hujan deras yang terjadi beberapa hari belakangan di Kota Padang. Untuk itu, Dispar Padang akan mencarikan solusi jangka panjang.
"Ini evaluasi kita, mencari cara lain agar air laut yang masuk ke situ bisa kering sendiri tanpa disedot dengan pompa," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, Rabu (30/8/2023).
Baca juga: Kota Padang Darurat Sampah, Banyak TPS Liar
Yudi menjelaskan bahwa saat air menggenangi Batu Malin Kundang, selama ini pihaknya mengeluarkan air itu dibantu menggunakan pompa. Namun pompa tersebut saat ini tengah rusak dan sedang diperbaiki.
"Saat ini pompa tersebut sedang diperbaiki. Mudah-mudahan segera selesai dan bisa digunakan," terang Yudi.
Baca juga: Goa Kelelawar Padayo, Objek Wisata Tersembunyi Kota Padang
Meskipun objek wisata Malin Kundang tersebut digenangi air, sejumlah pengunjung masih mendatangi kawasan objek wisata yang sudah tersohor. (Z-2)
Polresta Padang kerahkan 600 personel gabungan amankan Ramadan 1447 H. Fokus tekan tawuran, balap liar, dan peringatan larangan Balimau di sungai.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved