Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN influencer, musisi, konten kreator, hingga artis tersohor Tanah Air menemui bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh, Kota Semarang, Jateng, Senin (14/8).
Mereka yang terdiri dari Thariq Halilintar, Fuji An, Anang Hermansyah, Ashanty, Daffa Ariq, Fico Fachriza, Fahardhi Rian, Meisya Sallwa, dan para pelaku industri kreatif lainnya menuangkan keresahannya kepada Ganjar.
“Saya mendengarkan suara mereka. Mereka ini adalah anak-anak muda yang punya bakat luar biasa. Hari ini mereka mengeluarkan seluruh unek-uneknya,” kata Ganjar.
Baca juga: PPP Tak Kepikiran Meninggalkan PDIP Kalau Sandiaga Tidak Terpilih Sebagai Cawapres
Salah satu keresahan yang disampaikan kepada Ganjar adalah keresahan akan masa depan. Terlebih saat ini persaingan sangat ketat dan digitalisasi terjadi di mana-mana.
Dalam situasi tersebut, kata Ganjar, anak muda menginginkan kepastian masa depan ketika mereka menghadapi sebuah tantangan. Maka, kata Ganjar, pemerintah mesti hadir mensupport kreativitas mereka agar tantangan tersebut bisa dilalui dengan mudah.
Baca juga: Gabungan Seniman Indonesia Gelar Street Fashion Show di Jaksel
“Pada sisi yang lain mereka adalah anak-anak yang super kreatif, hanya tentu butuh proses kreatifnya itu difasilitasi. Apakah training, apakah sekolah, atau kreatif hub,” tandas Ganjar.
Ganjar menekankan pentingnya peran pemerintah untuk memfasilitasi itu agar karier mereka di industri kreatif semakin berkembang dan ketakutan masa depan pun turut hilang.
“Mereka layak mendapatkan paspor biru agar kemudian dia bisa menunjukkan prestasinya sekaligus bisa menjadi duta Indonesia untuk bidangnya karena itu never ending, keren banget,” imbuhnya.
Sementara Rian Fahardhi, seorang TikTokers yang dikenal sebagai Presiden Gen Z merasa senang bisa berdialog langsung bersama Ganjar.
Terlebih Ganjar mendorong anak-anak muda kreatif menjadi sosok inspiratif bagi generasi di bawahnya agar ketakutan terhadap masa depan tak lagi dirasakan. Bahkan seringkali pelaku industri kreatif membuka lapangan kerja.
“Kayak Pak Ganjar tadi sedikit menyinggung tentang bagaimana mereka ingin menemukan local-local heroes lewat hilirisasi kemudian bagaimana dibangun ekosistemnya, itu menurut saya positif,” kata Rian.
“Bagaimana caranya kekuatan-kekuatan lokal yang disampaikan sama Mas Ganjar bisa jadi kekuatan yang baru bagi masa depan Indonesia itu sendiri,” katanya.
Influencer Thariq Halilintar mengaku puas dengan dialog bersama. Menurut Thariq, aspirasi para pelaku industri dan anak-anak muda zaman sekarang penting disampaikan, terlebih kepada calon pemimpin bangsa.
“Penting banget kayaknya dibikin kayak gini sering-sering. Luar biasa sekali,” pungkas Thariq. (Ykb/Z-7)
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
JANGAN buru-buru menghakimi musik yang terdengar mirip. Bisa jadi bukan plagiat, melainkan sebuah teknik resmi bernama interpolasi lagu. Apa itu interpolasi lagu?
Seluruh pihak diajak untuk terus bersinergi dalam membangun generasi muda Indonesia yang tangguh dan berkarakter.
Kreativesia memberi kesempatan bagi pelaku muda untuk berjejaring dengan pemerintah, pelaku industri, dan sesama kreator.
Kreativesia bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah ekspresi dan kolaborasi.
Kreativesia tahun ini akan berlangsung di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada 14–18 Oktober 2025.
Dari Sabang sampai Merauke, semangat kewirausahaan tumbuh subur, menghasilkan merek-merek yang tak hanya mampu bersaing di pasar domestik tetapi juga mulai merambah kancah internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved