Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN petani di Sigi, Sulawesi Tengah, memanfaatkan musim kemarau dengan menanam kacang tanah dan kentang. Dengan begitu, mereka mengaku bisa mendapatkan tambahan penghasilan.
Salah satu petani Rahman Suparlan mengatakan, di saat musim kemarau seperti saat ini tidak bisa berharap sepenuhnya dengan hasil tanaman padi. Oleh karena itu, biar ada penghasilan tambahan ia dan beberapa petani lainnya mencoba menanam kacang.
"Kacang kebetulan tahan dengan kemarau. Jadi biar sedikit menyerap air, masih bisa hidup dan dipanen," terangnya saat ditemui di Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Sigi, Selasa (8/8).
Baca juga : Kekeringan Ancam 50 Hektare Sawah di Morowali Gagal Panen
Menurut Rahman, saat ini juga harga kacang tanah di pasaran lagi bagus-bagusnya. Di mana, untung kacang dengan kulit Rp20 ribu per kg sedangkan untuk kacang tanpa kulit Rp25 ribu per kg.
"Sebenarnya saya baru mencoba juga, karena banyak teman-teman yang sudah lebih dulu menanam dan lumayan hasilnya, makanya saya ikut mencoba," imbuhnya.
Selain menanam kacang tanah, petani lainnya di Sigi juga menanam kentang. Tak ubahnya kacang, kentang juga diakui tahan dengan kemarau tidak heran menjadi salah satu komoditas pilihan petani di saat musim kemarau.
Baca juga : Seluas 36 Hektare Lahan Pertanian di Garut Gagal Panen, Petani Rugi Rp11,6 M
"Kalau kami di sini (Baliase) sudah biasa menanam kentang. Dan memang kentang itu tahan kemarau," tegas petani lainnya, Golib Suardi.
Dia bilang, meski harga kentang tidak begitu tinggi di pasaran, namun peminatnya banyak. "Sudah proses penanaman hingga panennya tidak bikin ribet, kentang itu juga selalu laku dijual. Apa lagi saat kemarau seperti ini," tandasnya. (Z-4)
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved