Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga di lereng Gunung Slamet tepatnya di Desa Kutabawa dan Serang, Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) mengalami krisis air bersih. Sudah lebih dari 15 tangki air bersih yang disalurkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga telah menyiapkan 600 tangki air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Priyo Satmoko mengatakan wilayah yang mengalami krisis air bersih, adalah Kutabawa dan Serang.
"BPBD Purbalingga telah menyalurkan air bersih ke dua desa yakni Kutabawa dan Serang, keduanya di Kecamatan Karangreja. Sudah lebih dari 20 ribu liter yang disalurkan," jelasnya, Kamis (3/8).
Baca juga: Tujuh Desa Kekeringan di Klaten Terus Digelontor Bantuan Air Bersih
Menurut Priyo, di Desa Serang ada 88 keluarga atau 299 jiwa yang mengalami kesulitan air bersih. Kemudian di Desa Kutabawa, ada ratusan warga kesulitan air bersih.
"Kami telah menyiapkan 600 tangki air bersih untuk menyuplai kebutuhan pada musim kemarau pada tahun ini," katanya.
Baca juga: 8 Ribu Lebih Penduduk Cilacap Alami Krisis Air Bersih
Priyo memperkirakan, puncak kemarau bakal terjadi pada Agustus sekarang. Di Purbalingga, potensi kekeringan nyaris merata di 18 wilayah Kecamatan. Sedangkan untuk jumlah desanya, sekitar 100 desa yang potensi krisis air. (Z-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved