Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN meluas di Semarang, Jawa Tengah, akibat kemarau dan karenanya bantuan air bersih terus disalurkan. Warga bersyukur masih ada hujan, meski dengan intensitas ringan.
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (3/8), cuaca mendung menyelimuti beberapa wilayah di Kabupaten Semarang, bahkan hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur beberapa wilayah pada Rabu (2/8), petang hingga malam membuat warga sedikit lega dalam menghadapi kemarau.
Namun, di Kota dan Kabupaten Semarang, dampak fenomena El Nino ini kekeringan semakin meluas dan ribuan warga mulai kesulitan air bersih. "Wilayah kekeringan di kota ini meluas," ujar Kepala Bidang Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Bambang Haryanto.
Baca juga : Suhu Bandung Dingin di Puncak Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
Sebelumnya kekeringan di Kota Semarang hanya menimpa satu kelurahan, lanjut Bambang Haryanto, yakni Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, tetapi sekarang bertambah dua kelurahan lagi yang alami kesulitan air bersih.
Dua kelurahan yang kini menyusul mengajukan bantuan air bersih, ungkap Bambang Haryanto, yakni Kelurahan Rowosari, Kecamatan Pedurungan dan Kelurahan Wonoplumbon, Kecamatan Mijen, akibat terjadinya kemarau dan tidak ada hujan dua bulan lebih.
Baca juga : BNPB dan Kemenko PMK Serahkan Bantuan pada Warga Terdampak Bencana Kekeringan Papua
Sumber air bersih di tiga kelurahan sudah mengering, demikian Bambang Haryanto, sehingga untuk memenuhi kebutuhan warga maka bantuan air bersih mulai didistribusikan ke sana. "Itu mengingatkan kekeringan tahun 2019 lalu," tambahnya.
Sementara itu, meskipun beberapa wilayah di Kabupaten Semarang diguyur hujan ringan yakni, Sumowono dan Ambarawa, namun kekeringan juga melanda beberapa wilayah lain dan ribuan warga juga telah meminta bantuan air bersih ke pemerintah daerah setempat.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Juwair Suntara mengatakan mengatakan beberapa wilayah yang saat ini mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih yakni Kecamatan Bringin, Getasan, Ungaran Timur serta Bancak.
Guna memenuhi kebutuhan air bersih warga, menurut Juwair Suntara, Pemkab Semarang telah menyiapkan satu juta liter air (200 tangki). "Sampai hari ini sudah terdistribusi sejumlah 69 tangki untuk mencukupi kebutuhan 95 keluarga atau 2.559 jiwa," imbuhnya. (Z-4)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Satresnarkoba Polrestabes Semarang mengungkap peredaran sabu pada 15 Feb dan 15 Mar 2026, menangkap 2 tersangka serta menyita 7,3 kg sabu dan sejumlah barang bukti.
BBWS Pemali Juana Kementerian Pekerjaan Umum melakukan perawatan sejumlah mesin pompa di Rumah Pompa Kali Tenggang, Semarang, sebagai upaya pengendalian banjir
Berdasarkan data sementara pada H-7 Lebaran, jumlah kendaraan pemudik dari arah Jakarta yang melintasi gerbang tol tersebut rata-rata sebanyak dua ribu unit kendaraan per jam.
Mobilitas bukan sekadar memindahkan orang dari satu titik ke titik lain. Mobilitas adalah tentang siapa saja yang bisa ikut dalam perjalanan itu.
Di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved