Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRABOWO Subianto menyebutkan, pentingnya hilirisasi di semua bidang di Indonesia, karena itu bisa menumbuhkan perekonomian di daerah. Bahkan, hilirisasi di bidang mineral misalnya, disebut mampu menumbuhkan perekonomian hingga 20%
Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, dalam pemaparannya di kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/7) yang juga menghadirkan Ganjar Pranowo dan Anies Rasyid Baswedan.
Permintaan IMF (International Monetary Fund) yang meminta Indonesia untuk menghapus program hilirisasi. Lalu Presiden Joko Widodo mengutus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan untuk bertemu IMF.
Baca juga: Anies Singgung Pentingnya Penerapan Kolaborasi Perkotaan
Menurut Prabowo, pada pertemuan itu, Menko Marves Luhut Panjaitan berusaha untuk menjelaskan dan menegaskan perlu dan pentingnya hilirisasi di Indonesia, dan itu harus selalu mendapat dukungan.
"Luhut itu, berusaha untuk menjelaskan kepada IMF betapa pentingnya hilirisasi untuk Indonesia. Kita ingin menikmati nilai tambah dari aset-aset kita ini, kekayaan buat Indonesia," jelas Prabowo.
Baca juga: Anies dan Ganjar Menjawab Mereka Teman dan Sahabat, Sebut Prabowo Senior dan Patriot
Langkah hilirisasi disebut sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 3, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk keberlanjutan dan kemakmuran rakyat.
Khusus untuk minerba, dari data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia punya nikel yang sangat melimpah, bahkan cadangannya sampai miliaran ton dan merupakan negara dengan cadangan nikel terbesar dunia.
Pemerintah pun bercita-cita menjadi pemain baterai kelas dunia, dimulai dengan menghentikan ekspor bijih nikel, dan mendorong investasi hilirisasi nikel.
Bahkan, sejumlah proyek pabrik (smelter) bahan baku baterai dengan nilai investasi mencapai US$ 6,25 miliar atau sekitar Rp91 triliun (asumsi kurs Rp14.500 per US$) pun tengah dikembangkan. (LN/Z-7)
Thomas Djiwandono, keponakan Presiden Prabowo Subianto, kini diusulkan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Simak profil dan hubungan keluarga mereka.
Perhatian Presiden terhadap dunia pendidikan menjadi suntikan semangat bagi dirinya dan rekan-rekan sesama mahasiswa.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mendukung wacana Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas keponakan Prabowo Subianto
PRESIDEN Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris dan Swis dengan agenda penguatan kerja sama ekonomi, pendidikan, serta komitmen konservasi lingkungan
PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss, Minggu (18/1) untuk menghadiri sejumlah pertemuan strategis di antaranya World Economic Foru
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengungkap arahan Presiden Prabowo agar perguruan tinggi memperkuat riset dan inovasi berbasis sains.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
HIMPUNAN Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan apresiasi dan menyambut baik arahan Presiden Republik Indonesia kepada para rektor dan pimpinan perguruan tinggi.
Keberhasilan menembus pasar Amerika Serikat menegaskan produk Krakatau Steel Group memenuhi standar kualitas global dan dapat diterima pasar internasional.
Ketahanan energi dan hilirisasi sebagai pilar strategis transformasi ekonomi nasional.
Rantai hilirisasi ini tentunya tidak hanya berhenti di Pertamina, namun juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas pada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved