Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah berbagai krisis yang melanda bangsa Indonesia, menjadi suatu keharusan bagi setiap manusia Indonesia mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan yang datang. Persiapan yang dilakukan salah satunya dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Caranya dengan memberikan berbagai keterampilan hidup (life skill) dan menambah wawasan kewirausahaan.
Kementerian Pertanian telah menetapkan arah kebijakan pembangunan pertanian, yaitu pertanian maju, mandiri, dan modern. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, keberadaan para petani sangat vital dalam mewujudkan pencapaian swasembada pangan.
"Saya berharap melalui pelaksanaan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan kali ini dapat mendorong petani milenial menjadi unggul, profesional, dan berdaya saing dalam mengembangkan usahanya," ujar Mentan.
Pernyataan ini dipertegas pula oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, bahwa sudah saatnya petani melakukan pertanian sebagai agribisnis. Bukan hanya memenuhi kebutuhan keluarga sendiri. Menurutnya, petani juga sudah saatnya membuat turunan berupa olahan untuk mendapatkan nilai tambah, begitupun mendapatkan akses pasar yang baik.
"Pertanian kini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan masyarakat. Sudah saatnya pertanian dijadikan agribisnis guna meningkatkan penghasilan," tutur Kepala BPPSDMP dalam keterangannya, Jumat (30/6).
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang telah melaksanakan Pelatihan Kewirausahaan sebanyak 6 angkatan. Angkatan terakhir 5 dan 6 dilaksanakan pada 25-27 Juni 2023 diikuti 77 petani wilayah Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dan mutlak dilaksanakan untuk pengembangan dan ketersediaan SDM pertanian yang berjiwa wirausaha.
Baca juga: Pemda Diminta Cermati Arahan Presiden Terkait Realisasi APBD
Selama berlatih tiga hari, beberapa materi strategis berkaitan dengan pengelolaan bisnis pertanian diberikan oleh widyaiswara dan praktisi para pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S). P4S ini menjadi mitra BBPP Lembang untuk peningkatan kompetensi SDM pertanian, yaitu Ketua P4S Lembang Agri dan Ketua P4S Terpadu Ikamaja.
Materi yang disampaikan terdiri atas materi kelompok dasar, inti, materi penunjang yaitu peningkatan etos kerja: menumbuhkan jiwa wirausaha, rencana bisnis (business plan), pencatatan keuangan usaha tani, strategi pemasaran dan digital marketing, kemitraan dan negosiasi, dan success story (smart farming dan pembuatan pupuk organik).
Hasil pelatihan secara umum berjalan dengan baik. Peserta menguasai materi pelatihan dan memiliki sikap perilaku sangat baik selama proses berlatih. Penilaian peserta terhadap fasilitator juga baik dan peserta sangat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh BBPP Lembang.
Pada penutupan pelatihan, Selasa (27/6), Kepala BBPP Lembang Ajat Jatnika mengharapkan pelatihan ini menjadi bekal bagi para peserta untuk siap terjun bisnis di bidang pertanian. Dia menyerukan empat hal yang harus dilakukan oleh petani sebagai pelaku bisnis pertanian.
"Empat hal yang harus dilakukan adalah perkuat kapasitas diri, tanamkan jiwa wirausaha, lakukan kolaborasi, dan perkaya sisi spiritual kita," pesan Ajat.
Salah satu peserta, Yaya Jaya, menyampaikan terima kasih diberi kesempatan untuk bisa berlatih di BBPP Lembang. "Mewakili teman-teman peserta lainnya kami bersyukur bisa memperoleh kesempatan belajar di BBPP Lembang, pastinya akan coba kami praktikkan di usaha tani kami," ucapnya. (RO/I-2)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Konsep GAR hadir dari keprihatinan akan adanya kesenjangan antara teori akademik dengan tantangan nyata di lapangan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, menekankan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI) bukan hanya tenaga kerja, melainkan juga duta bangsa.
Pelatihan yang berlangsung di aula Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes
Peningkatan kualitas SDM merupakan pilar strategis dalam memperkuat daya saing industri aluminium Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved