Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KARANTINA Pertanian Semarang secara aktif ikut mendukung program unggulan Menteri Pertanian yaitu Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Komoditas Pertanian.
Salah satu upayanya ialah melakukan pengawalan terhadap proses ekspor
porang asal Jawa Tengah. "Pengawalan ekspor kami lakukan langsung kepada petani, pelaku usaha dan eksportir agar menghasilkan kualitas porang yang layak ekspor dan diterima negara tujuan," ucap Turhadi Noerachman, Kepala Karantina Pertanian Semarang, Rabu (14/2).
Pada acara pelepasan ekspor di Kawasan Industri Candi, Semarang, itu, Turhadi mengungkapkan bahwa volume ekspor porang yang difasilitasi penerbitan sertifikat phytosanitarynya sebanyak 50 ton dalam bentuk chip kering dengan tujuan Tiongkok.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang ikut hadir di acara itu memberikan dorongan agar kegiatan ekspor komoditas pertanian dari Jawa Tengah bisa menembus pasar global.
"Sumber daya alam di Jawa Tengah cukup melimpah, baik produk pangan,
dan hortikultura. Saat ini porang dikirim dalam bentuk setengah jadi. Semoga ke depannya kita dapat ekspor produk olahannya. Oleh karena itu produksi harus terus dikembangkan agar bisa menghasilkan jumlah besar," ujar Hevearita.
Turhadi menambahkan, porang kering mengandung nutrisi tinggi, bermanfaat bagi daya tahan tubuh, bahan baku tepung glukomanan, prospektif untuk industri pangan seperti beras, mi, sosis, bakso, roti dan lainnya. Hal ini perlu dipacu agar produk berkualitas dan berdaya saing di pasar global dan merambah ke belahan dunia.
Karantina Pertanian Semarang mendukung akselerasi ekspor dengan penerbitan Phytosnitary Certificate sebagai jaminan bahwa produk yang diekspor sehat, layak dikonsumsi, sehingga tidak akan ditolak negara tujuan. (N-2)
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Selain rendah kalori, nasi dari beras shirataki kaya serat sehingga dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Melalui Export Center Surabaya, Kemendag berhasil mengantarkan tiga pelaku UKM binaan melakukan ekspor perdana dengan nilai total sebesar US$226,6 ribu pada Selasa (27/2), Jawa Timur.
Kementerian Perindustrian membina perusahaan yang melakukan penghiliran terhadap komoditas spirulina (mikroalga) dan porang.
KUMPULAN petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meminta Ketua KPK Firli Bahuri ikut mengawal kebijakan pengembangan komoditas porang.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved