Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perindustrian membina perusahaan yang melakukan penghiliran terhadap komoditas spirulina (mikroalga) dan porang. Itu merupakan upaya dari kementerian untuk mendukung agenda hilirisasi di dalam negeri.
Pembinaan juga diikuti dengan fasilitasi kerja sama antara perusahaan-perusahaan tersebut dengan stakeholders terkait. "Saat ini telah terdapat perusahaan yang berhasil memproduksi beberapa produk hilir berbasis Spirulina, meliputi superfood (suplemen dan kopi), superskin (masker wajah), dan supernature (pakan)," ujar Direktur Jenderal Industri Agro, Putu Juli Ardika seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (27/1).
"Produk-produk yang telah dipasarkan tersebut memerlukan perluasan jaringan pasar, termasuk bekerja sama dengan industri pakan," tambahnya.
Salah satu perusahaan pengolahan Spirulina yang dibina Kemenperin ialah PT Alga Bioteknologi yang berlokasi di Jawa Tengah. Saat ini PT Alga Bioteknologi Indonesia bekerja sama dengan Laboratorium Teknologi Pangan Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.
Baca juga: Hilirisasi Bukan Jawaban dari Semua Permasalahan Indonesia
Keduanya sedang mengembangkan produk biskuit berbahan baku Spirulina yang kaya protein sebagai nutrisi untuk tumbuh kembang bayi serta mencegah stunting. "PT Alga Bioteknologi Indonesia punya target menguasai pasar Eropa dan masih mencoba target 10% pasar dalam negeri melalui skema kerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan, seperti Universitas Diponegoro dan Universitas Setia Budi," terang Putu.
Perusahaan binaan Kemenperin yang melakukan hilirisasi porang ialah CV Tri Mitra Agro Semarang. Produk utama perusahaan ini, yakni porang berbentuk cip, sudah diekspor ke beberapa negara, seperti Tiongkok dan Jepang.
Menurut Putu, Kemenperin mendukung upaya agar perusahaan tersebut melakukan pengembangan produk lain, seperti tepung glukomanan. Produk tersebut masih dalam tahap pengujian untuk mendapatkan ukuran partikel yang lebih halus (120-150 mesh) dan kadar glukomanan sebesar 90% dari kadar manan saat ini yaitu 70%.
Baca juga: Cak Imin: Hilirisasi Tambang Dilakukan secara Ugal-ugalan
Bentuk dukungan yang dilakukan Kemenperin antara lain dengan memfasilitasi kerja sama penelitian bersama IPB University, Bogor. "Ditjen Industri Agro Kemenperin dan IPB University terus melakukan penelitian dan pengujian lanjutan hingga mendapatkan mendapatkan hasil yang maksimal," kata Putu. (Z-2)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
HIMPUNAN Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan apresiasi dan menyambut baik arahan Presiden Republik Indonesia kepada para rektor dan pimpinan perguruan tinggi.
Keberhasilan menembus pasar Amerika Serikat menegaskan produk Krakatau Steel Group memenuhi standar kualitas global dan dapat diterima pasar internasional.
Ketahanan energi dan hilirisasi sebagai pilar strategis transformasi ekonomi nasional.
Rantai hilirisasi ini tentunya tidak hanya berhenti di Pertamina, namun juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas pada masyarakat.
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Selain rendah kalori, nasi dari beras shirataki kaya serat sehingga dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Melalui Export Center Surabaya, Kemendag berhasil mengantarkan tiga pelaku UKM binaan melakukan ekspor perdana dengan nilai total sebesar US$226,6 ribu pada Selasa (27/2), Jawa Timur.
Salah satu upayanya ialah melakukan pengawalan terhadap proses ekspor porang asal Jawa Tengah
KUMPULAN petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meminta Ketua KPK Firli Bahuri ikut mengawal kebijakan pengembangan komoditas porang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved