Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Epy Tahun menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus gigitan anjing rabies. Menyusul tewasnya satu orang dan 21 orang lainnya terinfeksi virus rabis.
Surat penetapan KLB Rabies ditandatangani Epy Tahun pada 30 Mei 2023 dengan nomor: Dinkes.07.3.1/2694/V/2023. "Hasil analisis epidemilogi serta mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1501 Tahun 2010 tentang penetapan kejadian luar biasa, dengan ini ditetapkan kejadian luar biasa rabies," kata Epy Tahun, Rabu (31/5).
Dia mengatakan, satu warga yang tewas tersebut digigit anjing rabies pada 2 April 2023 pukul 01.00 Wita. Hasil uji laboratorium yang diterima pada 28 Mei 2023 menyebutkan hasil positif rabies pada anjing.
Baca juga: Pemkot Jaksel Gelar Vaksinasi Rabies Gratis
Korban meninggal bernama Antonius Banunaek, warga Dusun Nitana, Desa Fenun, Kecamatan Amanatun Selatan, Timor Tengah Selatan. Korban gigitan anjing rabies lainnya menjalani rawat jalan di Puskesmas Oinlasi di desa tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Timor Tengah Selatan, dokter Karolina Tahun mengatakan setelah ada laporan kasus gigitan anjing rabies, tim kesehatan turun ke Desa Fenun. Mereka membawa anjing yang sakit untuk dilakukan pengambilan sampel swab untuk dikirim ke Balai Besar Veteriner Denpasar. "Hasil pemeriksaan labotorium diperoleh pada 28 Mei 2023, diagnosa positif rabies," ujarnya.
Baca juga: Rabies jadi Ancaman Serius di Flores
Warga yang digigit anjing berusia mulai 3-73 tahun terdiri dari 13 laki-laki dan sembilan perempuan. Adapun dari 21 orang yang dirawat, enam orang dengan gejala demam 1-2 hari pascadigigit anjing dan 15 orang tanpa gejala.
Korban yang meninggal mengalami gejala demam, nyeri tenggorakan, tidak bisa menelan dan tidak bisa minum air, cemas, takut api (hydrophobia), gelisah dan kejang," ujarnya.
Menurut Karolina, 15 orang yang belum menunjukkan tanda dan gejala setelah digigit anjing, karena masih dalam masa inkubasi. "Perlu digambarkan bahwa bagian tubuh penderita yang diserang rata rata adalah tubuh bagian atas dan luka jenis bekas cakaran anjing," jelasnya.
Kepala Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Yulius Umbu Hunggar mengatakan, penyebaran rabies di Timor Tengah Selatan telah mencapai 7 dari 32 kecamatan. "Penyebarannya sangat cepat akibat pergerakan anjing dari satu tempat ketempat lain yg sulit terkendali." ujarnya.
Menurutnya, Bupati Timor Tengah Selatan, Epy Tahun mengeluarkan instruksi untuk menutup daerah itu dari keluar masuknya hewan pembawa rabies (HPR). HPR wajib diikat dan kandangkan, eliminasi selektif khusus bagi HPR liar yang tidak dikandangkan dan diikuti program vaksinasi massal terhadap hewan pembawa rabies.
Balai Karantina Kupang juga telah menyerahkan aksin antirabies (VAR) dan serum antirabies (SAR) sebanyak 100 dosis kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
"Kami sudah menggelar rapat koordinasi instansi untuk menyusun langkah-langkah strategis pengendalian rabies yang awalnya daerah ini zona hijau, tetapi saat ini terjadi out break wabah saat ini. Perlu kerja ekstra untuk pengendalian agar tidak menyebar ke kabupaten lain di Pulau Timor dan negara tetangga Timor Leste. Pengawasan lalu lintas HPR di pelabuhan dan bandara diperketat termasuk antarpulau dalam provinsi," jelasnya. (Z-3)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Pemerintah Kota Cilegon menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di empat kecamatan setelah 31 kasus positif ditemukan dalam sepekan terakhir.
Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat sistem pemantauan dini penyakit menular dengan mengoptimalkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
PENETAPAN Kejadian Luar Biasa (KLB) karena suatu penyakit atau pun keracunan makanan di daerah memunculkan dilema bagi daerah tersebut.
KLB keracunan makanan hanyalah KLB lokal yang terjadi secara bersama-sama, bukan KLB yang saling terkait penularan antara satu provinsi dan provinsi lain.
Kemenkes bersama Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengonsolidasikan data harian dan mingguan terkait potensi keracunan, dan tidak menutup kemungkinan akan ada publikasi berkala.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved