Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN ribu aparat keamanan yang bertugas mengamankan rangkaian KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah dipulangkan ke daerah masing-masing.
Pasukan pengamanan itu berasal dari Kupang, Surabaya, Makassar, dan Jakarta.
Pasukan pengamanan dari Kupang tiba di Pelabuhan Tenau Kupang pada Sabtu (13/5) sekitar pukul 20.10 Wita mengunakan KRI Banjarmasin 592.
Baca juga: Menparekraf Dorong Inovasi Pemuda ASEAN untuk Keberlanjutan Lingkungan di Labuan Bajo
Pgs Kepala Penerganan Korem 161/Wira Sakti Kupang Mayor Inf Arwan Minarta menyebutkan pasukan dari Kupang adalah Satgas Pengamanan Wilayah dan Satgas Evakuasi, tergabung dalam Kogabpad Pam VVIP.
Menurutnya, prajurit TNI sukses melaksanakan Pengamanan KTT ke-42 ASEAN, pergeseran pasukan melalui laut juga berlangsung tertib dan aman.
"Puji syukur atas berkat dan lindungan Tuhan Yang Maha Esa, pergeseran pasukan menggunakan KRI Banjarmasin 592, berlangsung aman dan lancar tidak ada hambatan suatu apapun. Pasukan ini berangkat dari Pelabuhan Wae Kelambu Labuan Bajo, Jumat (12/5) pukul 13.45," ujar Mayor Inf Arwan Minarta, Minggu (14/5).
Baca juga: Indonesia Harus Jadi Contoh Jalankan Kesepakatan dari KTT ASEAN
Setelah turun dari KRI Banjarmasin, seluruh pasukan akan melaksanakan pergeseran darat ke satuan induk masing masing.
Pasukan yang bertugas di Labuan Bajo tersebut terdiri dari jajaran Korem 161/Wira Sakti, yang berada di Pulau Timor, Jajaran Brigif 21/Komodo, Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur, Balak Aju Kodam IX/Udayana, Lanud El Tari dan Lantamal VII Kupang.
Pasukan ini berasal dari Makorem 161/Wira Sakti, Kodim 1604/Kupang, Kodim 1605/Belu, Kodim 1618/TTU, Kodim 1621/TTS, Brigif 21/Komodo, Yonif 743/PSY, Yonif RK 744/SYB, dan Yonarhanud 9/AWJ.
Kemudian Yon Armed 20/GS-155,KiKav KKA,Ki Kav 2 Denkav 4/SP, Ki C Yon Zipur 18/YKR, Denzibang 1/IX Kupang, Denhubrem 161/Wira Sakti, Denpal IX/1 Kupang, Denbekang IX-44-01 Kupang, Denpom IX/1 Kupang, Denkesyah 09.04.01 Kupang, Lanud El Tari Kupang dan Lantamal VII Kupang.
TNI dan Polri mengerahkan 12.000 personel untuk mengamankan rangkaian KTT ke-42 ASEAN, bersama stakeholer lainnya seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Badan Intelijen Nasional (BIN), Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). (Z-1)
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa kondisi kesehatannya berangsur membaik dan ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas perhatian dan doa yang diberikan.
Sejak kembali ke Gedung Putih, Presiden Donald Trump telah menjadikan mineral tanah jarang sebagai salah satu prioritas utamanya, yang menjadi poin penting dalam perang dagang AS-Tiongkok.
Menlu meminta agar tidak ada pihak yang berspekulasi bahwa Presiden Prabowo pulang lebih awal karena kesalahan penyebutan nama.
Presiden Prabowo Subianto menyerukan penguatan kerja sama konkret di kawasan dengan meningkatkan cadangan beras darurat ASEAN Plus Three
Presiden Prabowo menyatakan pentingnya penguatan kemitraan ASEAN dengan Republik Korea (ROK) dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Prabowo menekankan pentingnya memperkuat integrasi regional, diversifikasi perdagangan, dan jaring pengaman keuangan sebagai inti dari agenda APT.
JENAZAH tiga prajurit TNI yang gugur di Libanon Selatan saat menjalani misi perdamaian bersama UNIFIL akan diberangkatkan ke Tanah Air pada Jumat (3/4) atau Sabtu (4/4).
PBB dinilai harus mengambil langkah tegas, mulai dari penyelidikan menyeluruh hingga pemberian sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab.
PRAKTISI hukum, Fransiscus Xaverius Tangkudung mengatakan, publik harus menghormati proses hukum militer terhadap terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
MABES TNI mengirimkan 756 pasukan baru ke Libanon sebagai bagian dari misi perdamaian PBB. Ratusan pasukan itu akan bergabung dalam UNIFIL Mei 2026
WAKIL Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyebut pelimpahan kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus ke Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI sudah sesuai aturan.
Atas dasar ketidapatuhan tersebut, ia meminta pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan kembali rencana keluar dari BOP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved