Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem di Provinsi Bengkulu mengakibatkan dua warga Kota Bengkulu yaitu AM, 23, dan SM, 45, meninggal dunia setelah kendaraannya tertimpa pohon pada Senin (8/5) malam. Korban AM, 23, dan SM, 45, yang merupakan ibu dan anak meninggal dunia setelah kendaraan roda empat miliknya tertimpa pohon saat melintas di kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, di Bengkulu mengatakan cuaca ekstrem yang melanda Bengkulu, mengakibatkan sebanyak dua warga Kota Bengkulu, meninggal dunia dan satu orang dirawat intensif di rumah sakit setelah tertimpa pohon tumbang pada Senin (8/5) malam. "Sebanyak dua orang meninggal yang merupakan ibu dan anak akibat tertimpa pohon di kawasan Danau Dendam Tak Sudah," katanya,
Baca juga: Polisi Selidiki Penemuan Mayat Dicor di Semarang
Selain meninggal dunia, satu korban lain yaitu IR, 30, sedang menerima perawatan di rumah sakit. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun ekstrem telah memberikan peringatan bahwa akan terjadi angin kencang di wilayah Provinsi Bengkulu yang mencapai 35 knot.
BMKG Bengkulu meminta agar masyarakat untuk terus memonitor informasi terkait kondisi cuaca terkini guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, masyarakat diminta selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang disebabkan oleh hujan lebat atau hujan dengan durasi yang lama. Warga pun diminta tetap selalu waspada dan siaga atas segala ancaman dari alam yang akan terjadi, termasuk banjir, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi.
Baca juga: Sapi Bunting Terperosok ke Sumur, Evakuasi Dramatis dengan Alat Berat
Kepala Seksi Data dan BMKG Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu, Anang Anwar, mengatakan, masyarakat harus menghindari pepohonan yang mulai tua dan tinggi untuk mengindari risiko pohon tumbang dan sebaiknya hindari mandi di kawasan pantai. "Jika tidak ada aktivitas yang bersifat wajib sebaiknya di rumah saja untuk menghindari risiko," imbuhnya. (Z-2)
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved