Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GAREBEK Syawalan 1444 Hijriah di kawasan wisata Bukit Sidogura, Desa
Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, dibanjiri ribuan
pengunjung, Sabtu (29/4).
Tradisi itu kembali digelar setelah tiga Idul Fitri ditiadakan karena pandemi covid-19. Garebek kali ini menyajikan 27 gunungan ketupat dan sayuran.
Sejak pagi, pengunjung yang datang dari berbagai daerah termasuk pemudik sudah memadati kawasan wisata Bukit Sidogura. Kedatangan mereka untuk ngalap ketupat.
Sebanyak 27 gunungan ketupat seberat tiga kuintal ludes dalam sekejap
diperebutkan warga. Petugas pun tak mampu berbuat banyak ketika gunungan ketupat diserbu pengunjung.
Sebelum diperebutkan pengunjung, gunungan ketupat dikirab masuk arena
panggung pertunjukan Bukit Sidogura dengan diiringi hadrah. Kirab
diawali Mas dan Mbak Klaten.
Prosesi dimulai sekitar pukul 09.30 WIB, dengan didahului lagu
kebangsaan Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan dengan sambutan Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya.
Namun, saat Wakil Bupati menyampaikan sambutan, warga mulai merangsek
maju mendekati gunungan ketupat. Bahkan, sambutan belum selesai warga
sudah berebut ketupat.
Aparat Polri, TNI, dan Satpol PP pun harus ekstra keras untuk
mengendalikan massa yang saling dorong berebut ketupat. Dalam
sekejap 27 gunungan ketupat ludes.
Wakil Bupati Yoga Hardaya dalam sambutannya mengatakan budaya tradisi
syawalan menjadi bukti, bahwa seni dan budaya yang berbasis tradisi
merupakan bahasa universal.
"Tradisi di Bukit Sidogura ini mampu menjadi pemersatu dan media interaksi bagi seluruh lapisan warga masyarakat tanpa
perbedaan dan sekat," imbuhnya.
Kepala Disbudporapar Klaten, Sri Nugroho menjelaskan bahwa
tradisi garebek syawalan setelah Idul Fitri adalah sebagai wujud
melestarikan budaya Jawa. "Kegiatan ini menggerakkan ekonomi masyarakat, juga menjadi sarana silaturahmi dan ajang saling memaafkan bagi masyarakat khususnya warga Klaten." (N-2)
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Polres Klaten berhasil membongkar pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp100.000, serta menangkap empat orang tersangka. Barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak 3.556 lembar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved