Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKET Proyek Sumber Anggaran dari APBD II yang telah ditetapkan oleh DPRD Kabupaten Flores Timur senilai Rp3,5 miliar akan segera diumumkan pemenang lelangnya.
Karenanya, Ketua PMKRI Cabang Larantuka Bernadus E Besi Koten, Senin (24/4), meminta ketegasan dari Pemda Flores Timur agar, sesuai dengan regulasi yang ada, memilih dan mengumumkan perusahaan yang kompeten dan bertanggungjawab dalam merealisasikan anggaran tersebut.
Ketua PMKRI Cabang Larantuka, yang sering disapa Nandos Koten itu, menyinggung soal proyek Jalan Lamanabi-Patisirawang Tanjung Bunga yang sampai hari ini pun belum selesai dikerjakan oleh CV Orland dan penyelenggaraan jalan kabupaten dengan nilai kontrak Rp 12,3 miliar di bawah konsultan pengawas CV Indo Design Konsultan, yang disebutnya sudah habis masa kontrak pada pertengahan Desember 2022. padahal telah melakukan adendum selama tiga kali.
Baca juga: Bangunan Instalasi Pembuangan Tinja di Flotim Tak Difungsikan, Proyek 4,7 Miliar Mubazir
"Ini adalah sesuatu yang sangat miris yang tidak patut dijadikan contoh, terkecuali dijadikan contoh untuk CV yang lain sehingga jangan melakukan hal yang sama," tandasnya.
Untuk itu, PMKRI Cabang Larantuka menyampaikan kepada Pemda Flores Timur agar jangan sampai Rekonstruksi Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Mulobahang - Walang senilai Rp3,5 miliar tersebut dimenangkan oleh orang yang sama dengan CV yang berbeda.
Baca juga: Menjelang Lebaran, Dinas Perdagangan dan Polres Flotim Operasi Pasar
Sebab, hal itu akan berdampak buruk terhadap kualitas jalan dan lambannya pengerjaan jalan itu akan diulangkan terus. (Z-1)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kericuhan tersebut dipicu ketidakpuasan massa yang dilarang masuk ke halaman Mapolres Sikka, guna beraudiensi dengan Kapolres Sikka, Senin (13/5).
"Wirausaha bukan hanya pekerjaan, tetapi gaya hidup yang menginspirasi kita untuk terus berkembang, belajar dan menghadapi tantangan dengan keberanian."
GMKI mengecam segala kebijakan Pemerintah yang tidak pro rakyat kecil, Karena menyiksa dan menyengsarakan, terutama masyarakat menengah ke bawah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved