Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
DEMO buruh yang dilakukan oleh kelompok serikat pekerja menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di berbagai daerah termasuk Jakarta, begitu masif. Hal itu menjadi perhatian Solidaritas Mahasiswa Semarang Bersatu.
Dalam diskusi secara daring, mereka menyoroti gerakan buruh dan dampaknya bagi investasi daerah. Vania Hamidah narasumber dari Solidaritas Mahasiswa Semarang Bersatu berharap jangan sampai gerakan buruh ditunggangi kelompok lain yang ingin memanfaatkan aksi buruh untuk kepentingan partai politik.
"Tidak semua aksi buruh itu idealis, tapi sebagian besar ada kepentingan lain yang sifatnya terselubung. Ada kepentingan lain di balik kepentingan murni para buruh," jelas Vania Hamidah selaku narasumber acara.
Vania menambahkan Jawa Tengah adalah salah satu provinsi potensial di sektor perindustrian. Sektor industri hingga kini masih menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi.
Bila merujuk pada data BPS ada 13.762 sentra industri di Indonesia pada 2020, posisi pertama ditempati Jawa Tengah dengan jumlah sentra industri mencapai 3.460. Apalagi daerah Semarang yang merupakan daerah potensial untuk industri masa depan seperti hadirnya Kawasan Industri Wijayakusuma.
"Namun disayangkan, ada serikat pekerja di Jateng seolah tidak peduli terhadap perkembangan industri yang menjanjikan di Jateng," tambahnya.
baca juga: Abaikan Buruh, Macron Lanjutkan Implementasi UU Pensiun Baru
Aksi-aksi menolak UU Cipta Kerja yang secara masif adalah bukti konkretnya. Padahal salah satu inti dari UU Cipta Kerja ini adalah memberikan dampak signifikan bagi usaha dan investasi di Indonesia.
"Kemudian proyeksi penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktifitas pekerja, pemberdayaan UMKM dan Koperasi. UU Cipta Kerja bisa memangkas birokrasi yang sebelumnya berbelit dan tidak efisien," tegasnya.
Untuk itu, Vania mengingatkan semua pihak jangan sampai mau diprovokasi dengan aksi demonstrasi serikat buruh itu.
"Kami melihat ada kepentingan politik tertentu dibalik aksi tolak UU Ciptaker. Maka dari itu kami mengimbau kepada seluruh element buruh dan masyarakat tidak terprovokasi oleh ajakan aksi," tegasnya. (N-1)
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Peningkatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu minat masyarakat terhadap investasi, terutama pada instrumen yang dinilai relatif aman atau safe haven.
Kenaikan tajam emas dalam sepekan terakhir dipicu oleh eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Platform investasi aset kripto Pintu meluncurkan program eksklusif Pintu VIP bagi pengguna dengan aktivitas perdagangan dalam volume besar.
Berdasarkan riset YouGov tahun 2025, mayoritas Gen Z kini lebih memilih mengalokasikan THR mereka untuk ditabung atau diinvestasikan dibandingkan sekadar konsumsi sesaat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved