Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang sangat tinggi hingga 4-5 meter akibat pergerakan siklon tropis 98s, Senin (10/4) besok, di Samudera Hindia selatan Sumba sampai Sabu Raijua.
Plt Kepala Stasiun Maritim Kupang, Agung Sudiono Abadi mengatakan, pada Senin (10/4), siklon 98s diprediksi berjarak 360 kilometer dari Kupang, bergerak ke barat barat daya, kecepatan angin maksimum mencapai 85 kilometer per jam.
"Dalam tempo 24-36 jam, terjadi peningkatan tinggi gelombang di perairan," katanya, Minggu (9/4).
Baca juga : Potensi Hujan Masih Tinggi, Pemudik Diminta Waspada
Tinggi gelombang kategori tinggi atau 2,5-3 meter, diprediksi terjadi di Laut Sawu bagian selatan dan Samudera Hindia selatan Kupang hingga Pulau Rote.
Sedangkan gelombang sangat tinggi yakni 4-5 meter berpeluang melanda Samudera Hindia selatan Sumba sampai Sabu Raijua.
Baca juga : BMKG Minta Masyarakat Waspada Dua Bibit Siklon di Wilayah Indonesia
"Waspada arah dan kecepatan angin bertiup dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan 10--35 knot. Waspada akan dampak potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang berisiko terhadap perahu nelayan, kapal tongkang, fery dan kapal berukuran besar," ujarnya.
Pada Minggu (9/4) pagi, siklon terpantau sekitar 520 km dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan terus bergerak ke barat daya dengan kecepatan 10 km/jam. Sedangkan kecepatan angin maksimum mencapai 65 kilometer per jam.
Adapun gelombang dengan kategori sedang, antara 1,25-2,5 meter melanda perairan utara Flores, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba, Laut Sawu bagian utara, Selat Flores-Lamakera, Selat Alor-Pantar, Selat Ombai, Perairan Kupang-Rote dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.
Saat ini, terpantau di Laut Timor sebelah barat daya Saumlaki kecepatan angin maksimun akibat bibit siklon tersebut mencapai 30 knot per jam, sebelum tumbuh menjadi siklon. (Z-4)
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Peringatan ini menegaskan pentingnya mitigasi bencana sejak awal, terutama melalui kebijakan tata guna lahan yang berbasis sains dan bukti ilmiah.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan berintensitas lebat yang disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jabodetabek.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved