Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWA Eka Prayoga Foundation (DeEP-F) terus berusaha membahagiakan para santri, khususnya di bulan suci Ramadan 1444 H-2023 M. Menggandeng Muhsinin Club, DeEP-F mengajak 500 santri penghapal Al-Qur'an main gratis berbagai wahana di Trans Studio Mall (TSM) Bandung.
Founder DeEP-F, Dewa Eka Prayoga, mengatakan, acara bertajuk Funday 500
Santri Huffadz itu merupakan salah satu program kolaborasi DeEP-F dan
Muhsinin Club untuk memuliakan dan membahagiakan para santri penghapal
Al-Qur'an. Tak tanggung-tanggung, DeEP-Foundation dan Muhsinin Club
menyewa wahana bermain indoor terkenal itu secara khusus untuk mendukung kegiatan tersebut.
Dalam setahun, kata Dewa, DeEP-Foundation dan Muchsinin Club
berkolaborasi mengadakan acara serupa sebanyak dua kali. "Alhamdulillah
ini kali ketiga kami adakan di tahun kedua. Intinya bisa menjadi bagian
dari kebahagiaan para penghafal Al Qur'an," kata Dewa di Bandung, Rabu
(5/3).
Dia menjelaskan, sebelum main gratis di TSM, para santri ini mengikuti serangkaian proses, di antaranya uji hafalan minimal 3 juz Al Qur'an. "Total hadir 500 santri, rata-rata dari Kota Bandung sekitarnya. Ponpes mengutus 10 santri dan satu santri 3 juz minimal."
Menurut Dewa, proses seleksi para santri itu dilakukan sebelum acara
digelar. Muhsinin Club sendiri memiliki database santri dan hafalan
mereka, sehingga memudahkan proses seleksi.
"Kita juga memberikan bingkisan untuk para santri. Jadi, datang untuk
hapalan seharian, senang-senang, dan pulang bawa bingkisan," ucapnya.
Tidak hanya itu, para santri penghapal Al-Qur'an ini juga mendapatkan
tausyiah, di antaranya dari Ustadz Hanan Attaki dan Ustadz Bachtiar
Nasir. Bahkan, kegiatan juga ditutup dengan acara buka puasa bersama dan salat tarawih.
Ladang syiar
Sementara itu, Member Muhsinin Club, Aryo Pamungkas mengungkapkan,
Funday 500 Santri Huffadz merupakan ladang syiar bagi para pengusaha
muslim yang sudah selesai dalam urusan finansial. Mereka memiliki
kepedulian untuk memajukan pesantren dan santri.
"Jadi ini namanya kebaikan menular. Dari sini nanti bisa jadi inspirasi
untuk mengadakan kegiatan serupa," kata Aryo.
Member Muhsinin Club lainnya, Tendi Murti, mengatakan, pihaknya begitu
antusias karena jarang bertemu dengan para santri penghapal Al Qur'an.
Bagi Tendi, kegiatan ini sangat penting untuk menguatkan keimanan
mereka.
"Kumpul bersama teman santri dan pebisnis, ada hapal Al Qur'an juga.
Alhamdulillah, semua dukung acara ini," katanya.
Salah satu santri dari Tahfidz Yatim Bustanul Ariffin, Umar Syakhir
Wudda, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Lewat kegiatan ini, dirinya tidak hanya menghafal Al Qur'an, namun juga bisa bermain dan bersilaturahim bersama teman baru sambil menunggu waktu berbuka puasa.
"Alhamdulillah senang banget karena biasanya jarang interaksi bersama
teman-teman penghapal Al-Qur'an. Alhamdulillah bisa healing juga sambil
ngabuburit. Selain itu, bisa silaturahim dengan teman baru dari berbagai pesantren," ujar Umar.
Umar mengakui bahwa kegiatan ini pun dapat memperkuat keilmuan santri,
khususnya dalam menghapal Al-Qur'an. Banyak keuntungan yang
didapatkan oleh santri.
"Tesnya itu kami lebih ke setoran, hapalan yang dihapal. Setiap orang
setor 3 juz. Hapal alhamdulillah 10 juz, terdiri 7 juz di awal dan 3 juz di akhir," tandasnya. (N-2)
MENYABUT Tahun Baru Imlek, HARRIS POP! Festival Citylink Bandung mengajak masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk merayakan momen spesial ini melalui Chinese New Year Dinner
Courtyard by Marriott Bandung Dago akan menggelar agenda bertajuk Chinese New Year’s Eve Dinner 2026 pada Senin, 16 Februari 2026 mendatang.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved