Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN peziarah dari Kupang, ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tiba di Pelabuhan Ferry Waibalun, Larantuka untuk mengikuti Semana Santa, tradisi sejak era Kerajaan Larantuka bernuansa Katolik. Para peziarah sudah tiba sejak Rabu (5/4) pagi.
Para peziarah yang akan mengikuti prosesi Semana Santa itu datang dari berbagai Kabupaten di daratan Pulau Timor hingga para mahasiswa telah berlayar dari Kupang pada Selasa (4/40 pukul 17.00 Wita.
Hingga Rabu (5/4) pagi, gelombang peziarah terus berdatangan ke tempat berlangsungnya perayaan Semana Santa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT.
Baca juga: Polres Flotim Siapkan 187 Personel untuk Amankan Tradisi Semana Santa
Upacara budaya dengan nuansa Katolik itu sesuai jadwal akan dimulai pada Rabu (5/4) malam hingga Hari Raya Paskah, Minggu (9/4).
Ary Tukan, 21, mahasiswa Undana datang bersama 27 rekannya dari Kota Kupang, Mereka menggunakan KMP Lakaan dari Kupang tiba di Pelabuhan Ferry Waibalun Larantuka pada pukul 04.50 wita.
Baca juga: Jelang Semana Santa dan Lebaran, Ruas Jalan di Kota Larantuka Diperbaiki
Ary mengungkapkan kerinduan mengikuti Semana Santa. Pasalnya, dua sudah berencana mengikuti tradisi itu sejak tiga tahun lalu. Sayangnya, rencana itu buyar akibat pandemi covid-19. Selama tiga tahun, yakni 2020, 2021, dan 2022, Semana Santa ditiadakan. (Z-1)
Ibadah Jumat Agung berlangsung di 9.000 gereja yang tersebar di seluruh NTT.
USKUP Larantuka Mgr Fransiskus Kopong Kung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta menyukseskan pelaksanaan Semana Santa 2025.
SEBUAH kapal yang membawa BBM Pertamina terbakar di Pelabuhan Laut Larantuka, Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ratusan umat Katolik Santo Markus Waimana satu berkumpul untuk merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih di Gereja Santo Markus Waimana satu, Larantuka, NTT.
Oknum polisi di Flores Timur Melakukan Kekerasan Terhadap Dua Anak Buah Kapal karena Masalah Kembalian Uang Sebesar Rp25 ribu
Merayakan HUT Ikahi, Pengadilan Negeri Larantuka dan Sekretaris Pengadilan Agama Larantuka memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat di pelosok Kabupaten Flores Timur.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved