Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi mengecek harga kebutuhan pokok di Pasar Tramo, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (29/3). Presiden mengungkapkan bahwa harga beras di pasar tersebut Rp10.500 per liter. Menurutnya pascapanen raya seharusnya harga beras akan turun lagi apalagi Maros dikenal sebagai lumbung padi Indonesia.
"Memang sudah turun tapi dengan panen raya yang banyak saya kira turunnya harus lebih dari itu, ya masih kita bisa beli dengan harga yang baik," ujar presiden saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan, Rabu (29/3).
Selain mengecek harga beras, menurut presiden harga bawang putih di pasar itu cenderung stabil. Lalu harga minyak sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per liter. Untuk ketersediaan stok minyak merek Minyak Kita yang disubsidi pemerintah, presiden meminta pasokannya ditambah.
Baca juga: Tingkat Kepuasan Terrhadap Jokowi Stabil dan Tinggi Capai 77,1 Persen
"Nanti akan saya telepon ke Jakarta untuk pasokan ke sini di perbanyak ya itu aja," ucapnya.
Pada kesempatan itu Jokowi juga membeli cabai seharga Rp40.000 per kilo. Menurutnya harga itu jauh di bawah harga cabai di Pulau Jawa yang mencapai Rp80.000 hingga Rp90.000.
Baca juga: Ramai Soal Dana Mencurigakan Rp349 T, Kepala PPATK Menghadap Jokowi
"Saya coba pedas mana. Di sini sudah Rp40 ribu pedas, berarti baik. Di maros baik," terang presiden.
Saat ditanya mengenai antisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444, presiden mengatakan pasokan bahan-bahan pokok harus selalu tersedia di semua provinsi sehingga harganya tidak terlalu naik dan menimbulkan inflasi. Ia mencatat salah satu bahan pokok yang mengalami kenaikan harga yakni telur. Itu terjadi di Pulau Jawa.
"Saya kira apa, ingin melihat betul- betul bahwa inflasi terkendali, harga itu naik satu, dua barang biasa, kalau lebaran terjadi seperti itu, tapi memastikan bahwa pasokan itu harus ada," paparnya.
Presiden menjelaskan bahwa wajar apabila ada satu atau dua bahan pokok yang pasokannya perlu ditambah seperti minyak. Pasokan yang kurang, imbuh presiden, akan berdampak pada kenaikan harga barang. Oleh karena itu dalam setiap kunjungan kerja presiden mengecek langsung.
"Ini negara ini negara besar tidak hanya satu- dua kabupaten, semua. Kayak kemarin di Ende, di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) berasnya juga kita cek pasokannya turun sehingga harga naik, langsung drop. Biasanya gitu, ya," terang presiden. (Z-10)
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Pasar Murah yang dilakukan Pemprov Jatim selama menyasar daerah daerah pinggiran kota yang sangat jauh dari pasar Tradisional, sehingga tidak perlu harus ke Pasar Tradisional.
Pasar tradisional masih menghadapi tantangan besar, tidak hanya soal kesan kumuh, tetapi juga persaingan dengan pasar modern dan e-commerce.
Sebanyak 153 pasar yang dimiliki Jakarta, belum semuanya direvitalisasi
Sebanyak 60 dari 153 pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Jakarta dalam kondisi kumuh dan rawan banjir akibat tak terawat dan kosong
Kenaikan tersebut, banyak dikeluhkan para pembeli termasuk komoditas lain ikut merangkak naik seperti sayuran, cabai merah, bawang putih, bawang merah dan lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved