Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus memacu pemerataan pengobatan gratis bagi masyarakat yang tidak mampu di daerah itu.
Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar mengatakan pengobatan gratis dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai Rp38 miliar. Itu dibayarkan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bagi yang telah terdaftar pada Dinas Sosial setempat.
"Tahun ini (2023) Pemkab Pessel telah mengalokasikanya sebesar Rp38 miliar untuk pengobatan gratis bagi masyarakat kita yang tidak mampu. Dan ini berasal dari APBD kita," kata Rusma pada Senin (27/3).
Baca juga: Dinas Kesehatan Klaten Minta Masyarakat Tetap Waspadai Covid-19
Bupati menyebutkan pengobatan gratis telah diadakan pada tahun lalu. Namun, banyak masyarakat daerahnya yang tidak mengetahui bahwa pemerintah setempat mengalokasikan sebesar Rp5,3 miliar untuk pasien bermasalah di RSUD M Zein Painan.
Dana pasien bermasalah adalah subsidi Pemerintah Kabupaten pada Rumah Sakit untuk masyarakat yang terkendala biaya berobat karena belum memiliki jaminan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
Baca juga: Pj Bupati Sorong: Tenaga Kesehatan dan ASN Diminta Lebih Banyak Tugas ke Kampung
Sehingga tahun ini, sambung Rusma, pemerintah kabupaten mengubah pola tersebut supaya masyarakat bisa berobat secara gratis yang dibayar melalui BPJS Kesehatan yang terdaftar pada Dinas Sosial dengan menggunakan kartu BPJS Pemda Pessel.
Rusma mengungkapkan saat ini Pemerintah Kabupaten belum bisa maksimal untuk mendata secara keseluruhan siapa saja yang masuk kategori tidak mampu lantaran terbatasnya jumlah petugas. Namun demikian pihaknya telah membentuk petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
"Jadi, apa pun nanti semua keluhan ibu-ibu tolong sampaikan kepada petugas PSM. Sehingga disiasati melalui BAZ, pemerintah daerah maupun Kementerian Sosial nantinya," ujar Rusma. (Z-6)
Ada dua daerah penghasil utama: Kabupaten Lima Puluh Kota dengan luas sekitar 17.000 hektare, dan Pesisir Selatan sekitar 10.000 hektare.
“Kawasan Mandeh sangat potensial dikembangkan sebagai pintu gerbang ekonomi baru berbasis transportasi perairan, khususnya melalui moda seaplane,”
Antusiasme peserta terlihat jelas dari jumlah pendaftar yang membludak, mencapai ratusan pesepeda dari berbagai usia dan komunitas.
Menurut BMKG, fenomena halo tidak berkaitan dengan pertanda bencana atau gejala cuaca ekstrem, melainkan peristiwa alamiah yang bisa terjadi kapan saja.
Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat Risnaldi Ibrahim, mengunjungi masyarakat yang terdampak banjir di Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, pada Kamis, (13/3).
Pusat Pengendalian Operasi-PB BPBD Kabupaten Pesisir Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Pramono mengatakan perayaan akan digelar di delapan titik bersama Forkopimda, dengan pusat kegiatan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Pemulihan pascabencana dapat berjalan karena kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan disebut saling bahu-membahu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved