Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KUOTA mudik gratis yang disiapkan sejak 13 dan 14 Maret oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), untuk Kota Tangerang sudah habis diserbu masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, Jumat (24/3),
Dalam kegiatan itu lanjutnya, pihaknya hanya menyiapkan lokasi validasi mudik gratis di Kantor Dishub Kota Tangerang, Jalan Dr Sitanala, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
"Jadi, bagi masyarakat yang sudah mendaftar melalui aplikasi Mitra Darat program mudik gratis Kementerian Perhubungan, datang ke kantor Dishub hanya untuk proses Validasi tiket mudik," kata dia.
Baca juga : Kuota Mudik Gratis DKI Habis, Pendaftaran Ditutup Sementara
Karena kegiatan tersebut program dari Kemenhub, ujar dia, para pemudiknya, baik Kota maupun Kabupaten Tangerang tidak dipilah-pilah atau menjadi satu. Sehingga dalam waktu sekejap kuota tersebut sudah habis.
Selain menyediakan tempat validasi mudik gratis, tambah dia, Dishub Kota Tangerang juga akan menyediakan titik keberangkatan mudik di Terminal Poris Plawad pada 19 April 2023 nanti.
Baca juga : Mudik Gratis Motor dengan Kapal Dibuka Hari Ini, Cek Persyaratannya!
Adapun daerah tujuan mudik yang disiapkan oleh kemenhub sebanyak 28 daerah yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera, seperti Lampung dan Palembang.
" Dalam hal ini Dishub Kota Tangerang mempersiapkan fasilitas dan pelayanan terbaik kepada para calon pemudik agar mereka merasa nyaman saat berada dibterminal," kata dia. (Z-8)
Pemerintah Kota Tangerang siap mendukung pengembangan konektivitas transportasi di kawasan aglomerasi Jabodetabek.
Kawasan township CitraRaya Tangerang kini menjadi salah satu magnet utama wisata di wilayah barat Jakarta yang menawarkan kombinasi rekreasi, kuliner, dan belanja dalam satu kawasan mandiri.
Berdasarkan hasil penyidikan, aliran dana sebesar Rp960 juta diduga mengalir kepada kepala desa.
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Tim penyidik sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap fakta hukum dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved