Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG Pria asal Desa Mokantarak, Larantuka, Flores Timur, dikabarkan tenggelam di Perairan Heras, Selasa (7/3).
Kepala Desa Mokantarak, Petrus Baga Maran, menyebutkan korban yang bernama Yosep Nara Kelen tenggelam ketika mencari udang untuk dijadikan umpan pancing. Saat itu, Yosep berlayar menggunakan sampan kecil.
"Iya ada warga yang tenggelam tadi sekitar pukul 16.00 Wita, sampai sekarang belum ketemu," ujar Petrus kepada wartawan, Rabu (8/3).
Baca juga: Enam WNI Hilang Akibat Kapal Terbalik di Pulau Sengketa Jepang
Ia menerangkan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Yance Boruk yang melihat korban terjatuh dari sampannya berjarak sekitar 20 meter dari bibir pantai.
Yance awalnya mengira korban melompat untuk membetulkan tali pancing yang terlilit karang. Namun, korban tak kunjung muncul ke permukaan. itu membuatnya panik dan langsung memanggil warga.
Baca juga: Kapal Karam, ABK Hanyut dan Ditemukan di Laut Lombok
"Kebetulan ada satu bapak namanya Yance Boruk sedang duduk mancing di atas batu. Dia pikir korban turun selam, ternyata tidak muncul jadi lari panggil orang," imbuh Petrus.
Warga yang heboh langsung memadati bibir pantai untuk mencari korban, namun keberadaan nelayan yang memiliki istri dan tiga orang anak belum ditemukan.
Petrus mengatakan pihaknya telah menghubungi pihak Polisi Air dan BPBD Flores Timur untuk mencari korban. Tim SAR Maumere juga sudah dihubungi dan akan turun ke lokasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menjelaskan menyusul peristiwa ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi potensi SAR seperti Pos AL Flotim, KSOP Flotim, PolAir Flotim, dan Polres Flotim.
Sejak Selasa malam, Tim Rescue Kansar Maumere yang terdiri 6 orang sudah menuju lokasi kejadian menggunakan satu truk personel.
“Tim membawa 1 unit Rubber Boat 30 PK dan dilengkapi Palsar Air Lainnya, guna melaksanakan Operasi SAR,” jelas Mexianus Bekabel. (Z-11)
Dugaan sementara, titik api dipicu oleh gangguan pada instalasi kelistrikan.
Hingga Selasa malam, total korban meninggal bencana di Sumatra mencapai 755 jiwa dan 647 orang masih dinyatakan hilang berdasarkan data terbaru pada dashboard penanganan bencana.
Jumlah korban tewas akibat kebakaran hebat yang melanda sebuah kompleks apartemen di Hong Kong kembali meningkat.
Sebuah tornado menerjang kawasan Houston, Texas bagian tenggara, pada Senin (24/11) waktu setempat dan menyebabkan kerusakan pada lebih dari 100 rumah.
Presiden Prabowo Subianto menegur keras dunia pendidikan setelah kasus perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan kembali memakan korban jiwa.
Pemerintah Spanyol menambah 500 pemadam kebakaran, menjadi total 1.900 orang untuk mengatasi kebakaran hutan. Korban jiwa bertambah menjadi empat orang.
Kru kapal tersebut yakni Sriram Veeramani Krishnan (L/43) merupakan WNA asal India yang mengalami gangguan kesehatan saat berlayar.
Manajemen Indonesia Air Transport mengakui pesawat ATR 42-500 sempat mengalami masalah mesin sehari sebelum jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung menemukan satu korban di jurang. Evakuasi terkendala medan ekstrem, korban dibawa ke RS Bhayangkara Makassar.
Warga Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya berukuran besar di parit sempit kawasan persawahan pada Senin (22/12).
Kebakaran di gedung Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) tak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga melukai aparat yang terlibat
Sebanyak 24 jenazah berhasil dievakuasi dari dalam ruko Terra Drone yang hangus dilalap api. Proses pencarian korban berlangsung sejak siang hingga sore hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved