Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Narkotika Nasional (BNN) RI meluncurkan program Desa Wisata tematik Bersih Narkoba (Dewita) di Sumatra Selatan, Kamis (2/3).
Pada kesempatan itu, Dian Prasetio, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendapat penghargaan bidang pencegahan peredaran narkoba dari Badan Narkotika Nasional. Dia menjadi inisiator terbentuknya Desa Wisata Bersih Narkoba di Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan. Dian merupakan tokoh nasional putra daerah
Penghargaan diserahkan Kepala BNN Komisaris Jenderal Petrus Reinhard Golose di Griya Agung, Istana Gubernur Sumatra Selatan, di Palembang. Penghargaan serupa juga diterima Wali Kota Pagar Alam Alpian Maskoni, Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad dan Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud.
Acara peluncuran itu mendapat dukungan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Provinsi Sumatra Selatan yang diketuai Gubernur Herman Deru. Hadir pada acara itu jajaran pejabat utama BNN RI, BNN Provinsi Sumsel dan BNN Kabupaten/Kota se-Sumsel.
Hadir juga para bupati serta wali kota se-Sumsel, Kapolda, Kajadi, Kasdam Sriwijaya dan pemimpin dinas terkait.
Pada kesempatan itu, Gubernur Herman Deru mengaku akan terus mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba. "Sumsel harus bersih dari narkoba. Kita semua wajib mendukung kegiatan ini," tandasnya.
Peduli generasi muda
Sementara Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose mengungkapkan BNN Provinsi Sumatra Selatan telah menjadi yang terbaik dalam upaya pemberantasan narkoba. "BNN Sumsel yang dipimpin Brigjen Djoko Prihadi menjadi BNN terbaik secara nasional. Kerja keras harus terus dilakukan karena Sumsel menempati posisi kedua terkait darurat narkoba di Tanah Air," lanjutnya.
Di sisi lain, pemberian penghargaan kepada tokoh yang berperan dalam upaya memerangi narkoba di Sumatra Selatan, itu, merupakan kegiatan pertama yang digelar di Tanah Air.
Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud mengakui peran Dian Prasetio yang bergerak dengan sejumlah program dalam rangka mengawal desa wisata bersih narkoba.
"Pak Dian, sebagai putra daerah Musi Rawas sangat peduli pada generasi muda di kampung asalnya. Dia bergerak dan menggerakkan kami semua untuk memerangi narkoba," ujar Ratna.
Desa Wisata Bersih Narkoba di Musi Rawas merupakan aksi kolaborasi Kadin Indonesia, Dinas Pariwisata dan BNN. Program ini bertujuan tidak hanya memerangi narkoba, tapi juga merangsang tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat.
Dian Prasetio mengaku tidak ingin kampung asalnya dirusak oleh narkoba.
"Narkoba adalah musuh bersama. karena itu, kita bersama-sama memeranginya," tandasnya. (N-2)
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
PENGEMBANGAN desa wisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan promo spektakuler untuk tiket masuk Desa Bakti BCA melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA.
Para pengelola desa wisata ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2025, Selasa (16/12) di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved