Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Usaha Milik Desa (BUMDes) Kedungturi Turi Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur patut ditiru. Karena terbukti membawa kebaikan bagi masyarakat sekitar, penghasilannya tidak dikorupsi dan gaya hidup pengurusnya sederhana
Lantaran itu, BUMDes Kedungturi memiliki beberapa usaha dan assetnya sudah mencapai Rp17 miliar.
"BUMDes ini tahun 2022 lalu telah menyalurkan kredit permodalan senilai Rp2 miliar lewat usaha simpan pinjam," kata Ketua BUMdes Kedungturi Zainul Milahi, kemarin malam (26/2).
Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Sumber Rejeki tersebut, memiliki nasabah 3.500 warga desa. Dengan angka sebanyak itu, kata Zainul Milahi, membuktikan warga desa sudah percaya dengan usaha simpan pinjam yang dikelolanya.
BUMDes tersebut saat ini memiliki lima usaha yaitu usaha perdagangan, toko, penjahit tas, simpan pinjam dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Dari usaha-usaha tersebut sudah menyerap 49 tenaga kerja. Ini angka tertinggi BUMDes di Sidoarjo yang mampu menyerap tenaga kerja sebanyak itu.
Khusus untuk produksi tas yang mempekerjakan 21 penjahit, memanfaatkan kain-kain yang tidak terpakai. Tas kain produksi BUMDes Kedungturi tersebut sudah ada pasarnya yaitu di hotel-hotel di kawasan wisata Bali.
"Kalau di sini mungkin tidak laku, tapi di Bali tas itu laku dijual Rp50 ribu per bijinya," kata Zainul Milahi yang akrab disapa Emil.
Dalam sebuah kesempatan, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, mengapresiasi BUMDes Kedungturi ini. Sebab BUMDes tersebut terbukti berperan besar, menyejahterakan masyarakat desa melalui beberapa usaha ekonominya.
Namun Mendes PDT berharap, agar BUMDes juga bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini dibutuhkan untuk menjamin keamanan uang nasabah, yang disimpan di usaha simpan pinjam.
"Kalau bisa minta dukungan atau pendampingan dari OJK, supaya safetynya jelas dijamin pemerintah," kata Abdul Halim Iskandar saat meninjau BUMDes Kedungturi Sabtu malam (25/2).
Pada Sabtu malam kemarin, BUMDes ini juga mengadakan pesta rakyat, dan mengundang pelawak Percil lengkap dengan kru-nya. Pesta rakyat ini mengundang ribuan nasabah lewat undian berhadiah. Kegiatan tersebut tanpa menggunakan dana APBD, dan murni dari BUMDes. (OL-13)
Baca Juga: Latih BUMDes, Upaya Majukan Perekonomian Desa
SEKELOMPOK anak muda dari perguruan silat diamankan polisi karena melakukan konvoi yang meresahkan warga dan pengendara lain di Sidoarjo, Jawa Timur.
Banjir yang menggenangi areal sekolah ini sudah terjadi sejak akhir November 2025 lalu dan belum surut hingga sekarang.
Beragam sajian kesenian lokal akan tampil sepanjang acara, mulai dari jaranan HIPREJS, Tari Massal Remo Munali Patah dengan puluhan penari serta Ludruk Opera Sekar Kawedhar.
Operasi yang merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Semeru 2025 ini dilakukan secara acak dengan menyasar para pengemudi dan kru bus
Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Sidoarjo.
Angin kencang juga memporak-porandakan gudang barang bekas, rumah makan, dan tempat pemancingan di Desa Prasung.
Yandri mengajak korporasi milik negara maupun swasta untuk berkolaborasi dan menjadi bagian seperti tim untuk mengentaskan persoalan besar di tingkat desa.
IVEF 2025 yang digelar Kemendes PDT mempertunjukkan innovative outputs langkah konkret proses dan progress 12 Rencana Aksi yang melibatkan, bumdes, koperasi merah putih dan mitra usaha.
Jumlah ekspor gula kelapa kristal atau gula semut sebanyak 18,5 ton senilai US$35 ribu
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto akan mereplikasi program Desa Inovasi ke desa-desa di seluruh Indonesia.
Ketua Umum Netfid Indonesia Afit Khomsani menilai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melakukan tindakan ceroboh atas jabatan.
MENTERI Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengaku kurang kontrol menggunakan kop surat resmi kementerian untuk keperluan pribadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved