Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat menyatakan sampai saat ini belum ada laporan warga yang terpapar difteri seperti kejadian di Garut.
"Terakhir kasus difteri muncul tahun kemarin. Mudah-mudahan sih enggak (ditemukan) kasus," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Bandung Barat, Nurul Rasyihan, Kamis (23/2).
Dia menerangkan, difteri penyakit yang biasa menyerang anak, dan dapat dicegah melalui imunisasi. Oleh karena itu, kemungkinan seorang anak yang terserang difteri biasanya disebabkan belum lengkapnya imunisasi difteri.
Agar penyakit ini tidak menyerang warga Bandung Barat, pihaknya melakukan pencegahan dengan memfungsikan setiap puskesmas untuk sweeping terutama lokasi khusus (locus) yang capaian vaksinasi difteri kurang.
"Kita data kembali locus yang memang kurang, sweeping langsung ke RW, desa-desa. Langsung ke posyandu atau kita kejar ke tiap rumah warga," ujarnya.
Menurut dia, penyakit difteri tidak terlalu parah tetapi penularannya bisa menyebar cepat terutama pada anak status imunisasi kurang atau tidak sama sekali vaksinasi.
"Jadi memang karena virus ini tidak seperti Covid-19 lewat udara gitu ya, jadi ini bisa jadi lewat kontak orang yang menderita," bebernya.
Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinkes Kota Cimahi Dwihadi Isnalini mengimbau orang tua lebih waspada penularan difteri pada anak usai ditetapkannya Kejadian Luar Biasa (KLB) di Garut.
"Mobilitas warga Cimahi cukup tinggi. Apalagi Garut itu kan jaraknya tidak terlalu jauh dari sini," ucapnya.
Dia menyatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan warga yang terpapar difteri. Namun, pihaknya mengimbau warga yang merasakan gejala seperti difteri untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
"Kami mengimbau jika merasakan demam tinggi, sakit menelan, suara serak, tenggorokan terasa sakit, kesulitan bernafas seperti ciri-ciri terserang difteri sebaiknya segera memeriksakan diri ke puskesmas," terang Dwihadi. (OL-15)
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
Bakteri Corynebacterium diphteriae menjadi penyebab utama difteri. Bakteri ini menyebar lewat batuk, bersin, atau kontak langsung dengan penderita.
DIFTERI masih menjadi ancaman serius bagi anak-anak di Indonesia. Imunisasi yang tak lengkap sejak lahir menjadi salah satu faktor risiko penyebab penularan difteri.
PENULARAN difteri di Jawa Barat menjadi perhatian dari Universitas Airlangga. Lima pulau terbesar di Indonesia dengan kasus difteri tertinggi adalah Jawa dengan 474 kasus dan 26 kematian.
DILANSIR dari laman Universitas Airlangga penyebaran penyakit difteri pada 2018 telah mengakibatkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di 28 provinsi dan 142 kabupaten/kota di Indonesia.
Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan kekebalan anak terhadap covid-19 pada anak yang telah diberikan vaksinasi DT sebelum pemberian vaksin covid-19.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Tahun 2025 kondisi usaha hotel dan restoran tidak ideal
Ada peningkatan kunjungan wisata di Bandung Barat sebesar 93.725 wisatawan
Perayaan kembang api hanya dilakukan sebagian kecil masyarakat di rumah masing-masing
Hotel bintang 5 itu secara resmi mengukuhkan posisinya sebagai destinasi akomodasi premium
ARUS lalu lintas di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mulai mengalami lonjakan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Senin (22/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved