Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN warga mengepung orang tak dikenal setelah melakukan penusukan kepada ketua RT di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan karena luka yang dideritanya.
Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa itu kini diperiksa aparat kepolisian di Mapolsek Nagrak Polres Sukabumi. Ia diamankan puluhan warga setelah menusuk korban yang merupakan Ketua RT bernama Heri Supriyatman di Kampung Bungur Sarang, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak.
Korban mengalami dua luka tusukan menggunakan besi beton di bagian tangan kiri hingga harus dilarikan ke Rumah Sekarwangi untuk pengobatan. Untuk memastikan kondisi pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa, pihak kepolisian mendatangkan dokter puskesmas. Hasil pemeriksaan dan keterangan keluarga, pelaku sudah hampir satu tahun lebih mengalami depresi dan akan dibawa ke tempat rehabilitasi.
Baca juga: Bentrokan Warga Tual, 33 Orang dan 5 Polisi Terluka
Menurut warga, pelaku sebelumnya dicurigai akan melakukan tindakan berbahaya karena membawa besi beton. Terlebih saat ini warga khawatir karena isu penculikan. "Saat didatangi ketua RT, pelaku malah melakukan penusukan," ujar Asep Sudrajat, warga.
Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan kepada korban dengan cara menusuk di bagian tangan sebelah kiri menggunakan besi. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengalami gangguan jiwa. Akan tetapi pihaknya akan melakukan pemeriksaan oleh tim medis untuk memeriksa kondisi kejiwaannya.
Saat ini pelaku masih ditangani Kepolisian Sektor Nagrak dan akan memanggil pihak keluarga. Sementara kasus penganiayaan akan dilakukan mediasi antara korban dengan keluarga pelaku. (OL-14)
Budi mengatakan personel akan ditempatkan di gereja-gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat Kristiani selama perayaan Paskah.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Polda Metro Jaya ungkap motif cemburu di balik penusukan dua pemuda di Cililitan. Satu korban tewas, pelaku RS berhasil ditangkap
Dua remaja menjadi korban penusukan di Condet, Jakarta Timur. Satu tewas, satu luka berat. Polisi menangkap pelaku dan mengungkap kronologi kejadian.
Tim Buser Presisi kemudian melakukan pemantauan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor.
Ayah tiga anak itu menyatakan bertanggung jawab atas kematian Anggi Anggara, 27, dalam sebuah pertengkaran Kamis pagi (1/5) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi.
Insiden penusukan tragis terjadi di Sekolah Notre-Dame-de-Toutes-Aides di Nantes, Prancis barat, yang menewaskan seorang remaja perempuan dan melukai tiga siswa lainnya.
POLISI menangkap MNA, 19, dan FF, 20, pelaku penusukan seorang wanita berinisial S, 19, di sebuah mall kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebut MNA membuang pisau usai beraksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved