Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN di Desa Kelopak Mata, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Sabtu (9/7) malam, menelan tiga korban jiwa. Eli Suryani, 43, beserta dua anaknya Riska, 5, dan Alif, 3, tewas diamuk si jago merah.
Informasi yang diperoleh menyebutkan ketiga korban tewas karena terjebak kobaran api yang menjalar sangat cepat. Karena terkepung api mereka tidak sempat keluar rumah sehingga terjebak dan terpanggang di di dalam rumah.
Saat ditemukan kondisi mereka sudah hangus terpanggang dalam reruntuhan dan abu kebakaran. Kedua jasad anak dibawah umur tersebut dalam podisi dipelukan sang ibu.
"Awalnya kami kira mereka sempat melompat keluar. Tapi setelah dicari hingga ke kebun kopi belakangan rumah, mereka juga tidak ada. Akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi berpelukan di reruntuhan kebakaran" kata Iliyen, Kepala Desa Kelopak Mata.
Setelah diautopsi di Rumah Sakit Datu Beru Takengon, Ibukota Aceh Tengah, ketiga jenazah dibawa pulang untuk pemakaman ke daerah asalnya Desa Sei Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kebakaran juga terjadi di Desa Nurok, Kecamatan Geulumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh, Senin (11/7). Api menghanguskan 11 unit bilik santri dan satu unit rumah di Pesantren Najmussalam yang berada di desa tersebut.
Kabakaran juga menyebabkan puluhan kitab kuning dan mushaf Al-Quran hangus. Saat kebakaran tidak ada penghuni di dalamnya. Pasalnya santri pesantren tersebut masih liburan lebaran Idul Fitri 1437 H.
Tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut. "Sekarang santri masih liburan" kata pimpinan Pesantren Narmussalam Teungku Samsul Bahri. (OL-2)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Keputusan ini diambil lantaran delapan desa di Aceh Tengah masih terisolasi total akibat kerusakan infrastruktur yang parah pascabencana banjir dan tanah longsor.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menjalankan misi kemanusiaan sekaligus pemetaan pascabencana banjir bandang di Desa Kala Segi dan Desa Toweren, Kabupaten Aceh Tengah.
JALAN terjal masih harus ditempuh oleh korban banjir besar Sumatra, terutama di Aceh, agar kehidupan mereka bisa segera pulih.
PERISTIWA menegangkan terjadi saat rombongan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meninjau lokasi banjir di kawasan Pemeue, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (21/12).
15 ton cabai dikirim langsung ke Jakarta menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara dari Bandara Rembele menuju Bandara Halim Perdanakusuma.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved