Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Cirebon, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon pada Senin (23/1) menyebabkan banjir di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Hujan deras menyebabkan luapan di aliran irigasi di desa tersebut sekitar pukul 18.15 WIB dan masuk ke pemukiman penduduk.
"Sebanyak 16 rumah warga di blok Pekauman Wetan, Desa Astana terendam banjir," tutur Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, Selasa (24/1). Ketinggian air yang masuk ke rumah warga mulai dari 20 cm hingga 50 cm.
Sejak akhir pekan lalu, lanjut Alex, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon sejak Minggu (22/1) juga menyebabkan sejumlah titik di Kabupaten Cirebon terendam banjir. Diantaranya di ruas Jalan Bandung-Cirebon, tepatnya di Kecamatan Ciwaringin. Banjir di ruas jalan ini karena meluapnya air di saluran drainase dan jalan terendam dengan ketinggian sekitar 40 cm.
Banjir juga terjadi di Desa/Kecamatan Arjawinangun dan merendam 25 rumah warga dengan ketinggian air sekitar 50 cm. Banjir di Kecamatan Arjawinangun juga menyebabkan tembok pembatas SMP 1 Arjawinangun ambruk.
Hujan deras yang terjadi pada Minggu (22/1) juga menyebabkan dua rumah warga di Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan terendam banjir dengan ketinggian 20 hingga 60 cm. sebanyak 3 KK dan 14 jiwa terdampak banjir ini.
Tim dari BPBD langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan assessment. Dibantu dengan personil lainnya, mereka pun melakukan upaya penanggulangan bencana di lokasi yang diterjang banjir. Pada kesempatan itu Alex juga meminta kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah bencana untuk meningkatkan kewaspadaan karena intensitas hujan hingga kini masih tinggi. (OL-15)
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang rentan diterjang bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. Baik itu bencana banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.
BPBD sudah menyiapkan langkah kesiapsiagaan, termasuk menghadapi potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon belum akan memberlakukan WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Tim dinkes juga melakukan pengecekan kondisi dapur, kualitas air, IPAL, hingga kebersihan peralatan masak dan makan.
Kesamaan pandangan dalam menciptakan lingkungan tetap bersih melalui penanganan sampah berkesinambungan harus menjadi perhatian semua pihak
Dari total alokasi sebelumnya sebesar Rp121,6 miliar, Kabupaten Cirebon hanya akan menerima Rp72,2 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved