Minggu 15 Januari 2023, 20:40 WIB

Ganjar Ajak Santri Optimalkan Keterampilan Berlandaskan Nilai Agama

Haryanto | Nusantara
Ganjar Ajak Santri Optimalkan Keterampilan Berlandaskan Nilai Agama

dok.Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Ponpes Baitul Muqoddas, Pekalongan, Minggu

 

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sowan ke para pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Muqoddas, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan pada Minggu (15/1) siang.

Ganjar menemui KH Tajuddin Shorih, selaku pengasuh ponpes, sekaligus tokoh agama berpengaruh di Pekalongan yang juga sahabat lama dari pria berambut putih itu.

"Sudah lama 3 tahun lalu mau ke sini karena Pak Yai Tajudin ini sahabat saya. Waktu itu agak intens kita berkomunikasi, makanya sekarang saya silaturahmi mumpung PPKM sudah dibuka," kata Ganjar dalam keterangannya.

Tak hanya bertemu KH Tajuddin Shorih, Ganjar yang sudah lama berencana sowan, juga bersilaturahmi dan berinteraksi dengan para santriwan dan santriwati Ponpes Baitul Muqoddas Pekalongan.

Di hadapan para santri, Ganjar menyampaikan perkembangan pesantren dewasa ini menjadi sangat penting untuk dilakukan. Tentunya dengan mengandalkan bakat dan keterampilan dari para santri.

Pemprov Jawa Tengah pun telah melakukan upaya itu, antara lain dengan terus menggiatkan program ekonomi berbasis pesantren untuk meningkatkan kemandirian pesantren.

Kemudian untuk meningkatkan fasilitas pembelajaran pesantren, Ganjar juga mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren yang merupakan turunan dari UU Pesantren Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

"Mereka bisa mengembangkan pengetahuan keagamaannya dengan sangat baik. Tapi butuh juga life skill yang perlu dikembangkan. Juga perlu melihat adaptasi atau kondisi luar yang sedang berubah," jelas Ganjar.

Oleh sebab itu, Ganjar meminta tak hanya pihak Ponpes Baitul Muqoddas saja, tetapi juga seluruh ponpes yang berada di Jawa Tengah untuk terus mengembangkan pendidikan agama dan juga mengawal para santri hingga lulus.

Agar kelak pesantren dapat diandalkan sebagai pencetak generasi bangsa yang religius dan berkualitas.

"Lulus dari sini mereka akan sangat paham akan situasi. Para kyai, para pengasuhnya itu menjadi penting untuk santri dan mengawal mereka agar tidak tergoda pada hal-hal yang tidak menguntungkan di masa depan," ucap Ganjar. (OL-13) 

Baca Juga

Antara Foto/ Jojon

Gubernur Sulteng Bertemu Menteri Bahlil Bahas Peluang Investasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 07:00 WIB
Membahas sejumlah investasi di Sulawesi Tenggara terus dimatangkan untuk mendorong investasi yang inklusif dan...
Antara/Syifa Yulinnas

Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat Kerja Sama Wujudkan Tol Laut

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 06:00 WIB
Tol laut sebagai upaya meningkatkan perekonomian kedua...
dok.ist

Burhan Zainuddin Ajak Optimalkan Kacang Mete Buton Tengah

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:30 WIB
SELAIN hasil laut, potensi hasil bumi Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara dinilai dapat terus dioptimalkan. Salah satunya hasil bumi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya