Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG guru menemukan sekitar 36 kilogram ganja di perpustakaan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 18 Sunur Tengah, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Rabu (11/1), sekitar pukul 10.00 WIB.
"Ganja tersebut ditemukan oleh guru sekolah, kemudian pihak sekolah melaporkan penemuan itu kepada wali nagari dan selanjutnya wali nagari menginformasikan kepada Bhabinkamtibmas," kata Kapolsek Nan Sabaris AK Andra Nova saat jumpa pers di Nan Sabaris, Rabu.
Ia mengatakan ganja sebanyak itu terbungkus dalam 36 paket yang masing-masing diperkirakan memiliki berat sekitar satu kilogram.
Dari penemuan ganja itu, polisi kemudian menangkap penjaga sekolah berinisial A, 44, yang mengaku sebagai pemilik barang haram itu.
Andra mengatakan dari pengakuan penjaga sekolah itu, puluhan kg ganja itu berasal dari Sumatra Utara yang dititipkan kepadanya
dan nantinya akan dibawa oleh orang lain.
"Jadi, hanya transit, nanti akan ada yang menjemput," tambahnya.
Baca juga: Kondisi Kejiwaan Dua Tersangka Pembunuhan Anak di Makassar Diperiksa
Berdasarkan pengakuan A, puluhan kg ganja tersebut tiba pada Selasa (10/1) malam dan penyimpanan di sekolah merupakan kali pertama dilakukannya.
Menurut Andra, pemilik ganja itu merupakan mantan narapidana dengan kasus pencurian dan telah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pariaman.
Andra belum bisa memastikan apakah penjaga sekolah berinisial A itu mengenal pemasok ganja saat menjalani hukuman di lapas. Saat ini,
pemilik dan barang bukti ganja telah diserahkan ke Polres Padang Pariaman untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Pariaman Iptu Syafwal mengatakan pihaknya akan mendalami kasus penemuan puluhan kg ganja di perpustakaan sekolah tersebut.
"Kami akan mendalami apakah ada jaringan lainnya, khususnya di Kecamatan Nan Sabaris," ujarnya.
Meski pelaku mengaku baru sekali menerima penitipan ganja tersebut, Syafwal mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman lebih
lanjut. (Ant/OL-16)
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerjanya di Sumatra Barat dengan meninjau pembangunan Jembatan Bailey Padang Mantuang di Kabupaten Padang Pariaman.
PEMERINTAH Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen kuat dalam percepatan pemulihan pascabencana dengan menyiapkan lahan seluas 1,7 hektare untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara).
BNPB melaporkan bahwa sebanyak 3,2 juta jiwa telah terdampak berbagai kejadian bencana yang terjadi di wilayah Sumatra hingga 3 Desember 2025.
Kapolres Padang Pariaman mengatakan, identitas para korban belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik.
KABUPATEN Padang Pariaman, Sumatra Barat, dilanda bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem sejak Sabtu (22/11).
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat berbagai peristiwa bencana yang dilaporkan pada periode Minggu hingga Senin (23-24 November 2025), pukul 07.00 WIB.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved