Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir melanda empat kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, Minggu (1/1). Puluhan desa dan kelurahan di wilayah tersebut, tergenang musibah yang disebabkan hujan deras selama sehari.
Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing kabupaten, di Kabupaten Pamekasan terdapat 8 desa dan 6 kelurahan, di Kabupaten Sampang terdapat 11 desa dan 5 kelurahan, di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sumenep terdapat masing-masing 5 desa.
Banjir terjadi setelah hampir seluruh wilayah Madura diguyur hujan hampir sehari pada hari sebelumnya. Akibatnya, air dari wilayah dataran tinggi dan menumpuk di kawasan dataran rendah. "Kiriman air dari kawasan hulu menyebabkan air sungai di kawasan kota meluap dan menggenangi sejumlah desa dan kelurahan," kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono.
Di Kabupaten Sampang, banjir melumpuhkan aktivitas warga di jantung kota. Jalur utama dari wilayah tersebut ke kabupaten lain di Madura putus total dan dialihkan ke wilayah pantura Madura.
Di jalur selatan yang merupakan jalur utama antar Kabupaten, terdapat sedikitnya 5 titik jalan yang tergenang banjir dengan ketinggian hampir setengah meter. Selain di Kota Sampang, jalur yang tergenang cukup parah antara lain Jalan Raya Kemuning, Jalan Raya Jrengik, dan Jalan Raya Blega.
Kepala BPBD Sampang, Asrori, mengatakan sejauh ini belum ada wargA terdampak yang mengungsi. Namun pemerintah setempat menyiapkan sejumlah lokasi untuk warga yang akan mengungsi, diantaranya di Pasar Srimangunan. "Kami juga menyiapkan dapur umum untuk membantu warga yang terdampak," kata Asrori. (OL-15)
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Aksi nyawer pengusaha di Pamekasan saat konser Valen Akbar viral di media sosial. Tradisi hiburan ini menuai pujian sekaligus kritik dari warganet.
Proyek yang menyasar Pulau Gili Labak dan Pulau Pagerungan Kecil ini menjadi solusi nyata atas tantangan geografis dalam pemenuhan energi di daerah terpencil.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG wajib rutin ke sekolah penerima MBG agar data valid dan kasus sekolah kosong seperti di Madura tak terulang.
"Sekarang yang saya ingin lakukan, ingin pastikan, ada satu lab di Madura, sehingga kalau ada indikasi campak, kirimnya tidak usah jauh-jauh ke Surabaya,”
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) tengah mengejar target eliminasi kasus campak di Sumenep, Madura. Saat ini telah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa campak (KLB Campak) di Sumenep.
"Masyarakat harus menjaga warisan leluhur Madura ini, khususnya di Kabupaten Sumenep. Karapan sapi bukan hanya hiburan rakyat, tapi, kekayaan budaya yang bisa dikenalkan ke dunia,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved