Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus berupaya mengembangkan industri dalam negeri agar Indonesia bisa jadi negara maju. Untuk itu dibutuhkan dukungan semua pihak agar cita-cita itu tercapai. Sebagai bentuk dukungannya Delameta Bilano kembali menunjukkannya dengan membangun industri teknologi canggih dalam negeri berbasis riset dengan meluncurkan (soft launching) pembangunan kawasan Sadang Manufacturing, Research & Technology (SMART Valley) seluas 7,4 Hektar di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Sadang SMART Valley diluncurkan di acara West Java Digital Services - International Festival (WJDS - IFES) 22-23 Desember di Balairung Rudini Jatinangor, Sumedang.
Sadang Smart Valley merupakan kawasan manufaktur dan riset dalam negeri terintegrasi yang digagas oleh Delameta. "Kami berterima kasih kepada semua pihak terutama Pemkab Purwakarta, Pemprov Jabar, Kementerian Perindustrian, para tokoh masyarakat dan berharap Sadang SMART Valley bisa meningkatkan pengembangan & inovasi produk teknologi secara lebih cepat serta membuka lapangan kerja di propinsi Jawa Barat pada khususnya dan Indonesia pada umumnya," ujar Direktur Delameta T Bayu Wicaksono.
Delameta pada tahun ini juga memperoleh penghargaan sebagai perusahaan inovasi teknologi nasional terbaik 2022 oleh Kementerian PUPR - KADIN. Itu merupakan penghargaan kedua berturut-turut sejak diadakan pada 2019. (RO/A-1)
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved