Kamis 08 Desember 2022, 18:50 WIB

Harga Kebutuhan Pokok di Kota Sukabumi Fluktuatif Jelang Nataru

Benny Bastiandy | Nusantara
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Sukabumi Fluktuatif Jelang Nataru

ANTARA
Ilustrasi

 

HARGA sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terpantau masih berfluktuasi menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Komoditas yang berfluktuasi mayoritas terjadi pada sayuran.

Kepala Seksi Pengawasan Barang Strategis Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, M Rifky menuturkan, hasil pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas ada yang stabil, turun, bahkan naik. Kondisi tersebut dipicu pasokan sehingga berdampak terhadap harga yang berubah-ubah.

"Kalau harga memang masih berubah-ubah, terutama sayuran. Mungkin karena faktor cuaca yang berpengaruh terhadap pasokan, sehingga ada yang harganya turun bahkan cenderung naik," kata Rifky kepada wartawan, Kamis (8/12).

Data Diskumindag Kota Sukabumi, komoditas yang harganya turun antara lain cabai merah besar. Semula, harga komoditas tersebut berkisar Rp48 ribu, sekarang turun jadi Rp44 ribu per kilogram.

Demikian juga cabai merah keriting yang semula Rp38 ribu turun jadi Rp35 ribu per kilogram. Wortel termasuk salah satu komoditas yang harganya ikut turun. Semula Rp12 ribu, sekarang jadi Rp10 ribu per kilogram. Termasuk kacang kedelai impor yang turun dari Rp13.950 menjadi Rp13.500 per kilogram.

Sementara itu komoditas yang harganya terpantau naik seperti cabai hijau keriting, semula Rp16 ribu menjadi Rp18 ribu per kilogram, cabai rawit merah naik dari Rp45 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram, cabai rawit hijau naik dari Rp40 ribu menjadi Rp46 ribu per kilogram, tomat kecil dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram, dan tomat besar dari Rp14 ribu menjadi Rp16 ribu per kilogram. "Harga komoditas strategis lain masih cukup stabil," ujarnya.

Rifky memastikan kebutuhan masyarakat menghadapi Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 bisa terpenuhi. Terlebih, permintaan kebutuhan pada momen tersebut tidak akan terlalu melonjak seperti saat Idul Fitri. "Insya Allah, kalau untuk pasokan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi," pungkasnya. (OL-15)
 

Baca Juga

DOK.MI

Polisi Tangkap Pembuat Aplikasi Pembobol Rekening di Sulsel

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 23:12 WIB
Pelaku diketahui berstatus mahasiswa, usia 20 tahun asal Kabupaten Pinrang, Sulsel. IA membuat aplikasi tersebut lalu...
DOK.MI

Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Empat Meter di Perairan Talaud

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 23:02 WIB
Warga diharapkan berhati-hati bila melakukan aktivitas di perairan dengan tinggi gelombang tertentu karena bisa membahayakan keselamatan...
Dok. BSKDN Kemendagri

BSKDN Minta Sulawesi Selatan Jadi Barometer Kemajuan Inovasi di Indonesia Timur

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 22:39 WIB
Lebih lanjut Yusharto menjelaskan, berdasarkan variabel ukur IID Provinsi Sulsel telah mengalami peningkatan pada 2022 dihampir semua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya