Selasa 06 Desember 2022, 15:08 WIB

Jember Dilanda Gempa, BMKG: tidak Berpotensi Tsunami

Naufal Zuhdi | Nusantara
Jember Dilanda Gempa, BMKG: tidak Berpotensi Tsunami

Antara
Ilustrasi aktivitas kegempaan yang tercatat melalui seismograf.

 

WILAYAH Samudera Hindia Selatan Jawa, Jember, Jawa Timur, pada 6 Desember 2022 pukul 13.07.48 WIB diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0. 

Adapun episenter gempabumi terletak pada koordinat 10,70° LS; 113,38° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 223 Km arah Selatan Kota Jember, Jawa Timur pada kedalaman 10 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat deformasi/patahan batuan di zona outerise.

Baca juga: Pemerintah akan Bangun 1.600 Rumah di Daerah Relokasi Gempa Cianjur

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," kata Daryono dalam keterangannya, Selasa (6/12).

Gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Jember, Gubukmas, Mataram, Kepanjen dan Sumberpucung, dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Lalu, daerah Kuta dan Kuta Selatan dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). 

Berikut, daerah Madiun, Ponorogo, Bantul, Yogyakarta, Sawahan, Klaten, Banyuwangi, dan Karangasem dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," imbuhnya.

Baca juga: BPBD Garut: 135 Rumah Retak akibat Gempa, tapi Masih Bisa Ditempati

Hingga pukul 13.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan kekuatan terbesar M4,6. "Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," jelas Daryono. 

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan akibat gempa yang membahayakan kestabilan bangunan," tutupnya.(OL-11)
 

Baca Juga

DOK.MI

Banjir Menggenangi 4 Kecamatan di Bolaang Mongondow

👤Voucke Lontaan 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:36 WIB
Hujan dengan intensitas tinggi menyebakan banjir menggenangi beberapa desa di empat kecamatan Bolaang...
dok.Pemprov Jateng

Atasi Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Konsisten Serap Tenaga Kerja Lulusan SMK

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:33 WIB
Salah satu upaya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang kini sedang digenjot adalah menyerap tenaga kerja SMK dengan melakukan 'link and...
dok.ist

Relawan Sandi Uno Gelar Sembako Murah Bagi Masyarakat Sumbar

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:28 WIB
RELAWAN Sandi Uno gelar bazar sembako murah dengan harga 25 ribu rupiah terdiri dari beras 2gantang, gula 1kg, minyak 1liter, mie instan,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya