Minggu 04 Desember 2022, 08:35 WIB

Lemahnya Perencanaan Bikin Serapan Anggaran Pemda di Kalsel Rendah

Denny Susanto | Nusantara
Lemahnya Perencanaan Bikin Serapan Anggaran Pemda di Kalsel Rendah

dok.mi
Ilustrasi

 

SERAPAN anggaran pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mayoritas masih rendah. Hal ini berakibat pembangunan di wilayah Kalsel tersendat-sendat. Serapan anggaran masih berkutat pada pengeluaran rutin seperti gaji pegawai dan pejabat.

"Hingga akhir September (triwulan III) ada sembilan daerah di Kalsel yang serapan anggarannya kurang 50 persen," ungkap Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel, Rudy M Harahap, Minggu (4/12).

Permasalahan utama yang dihadapi Pemda dari segi belanja adalah kelemahan perencanaan kegiatan dan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan. Rendahnya capaian kontrak juga keterlambatan penginputan data realisasi belanja di SIPD. Kendala lainnya berupa pembatasan pembelian
produk impor pada program peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN), dimana beberapa barang tidak tersedia penggantinya di dalam negeri.

Sembilan dari 13 kabupaten/kota di Kalsel yang masih rendah serapan anggarannya yakni Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin. Kemudian Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan
Kabupaten Balangan.

Kabupaten Balangan menjadi yang terendah dengan pagu belanja daerah Rp1,8 triliun, baru terserap Rp525 miliar atau 28,3 persen. Demikian juga Hulu Sungai Utara baru sebesar 31,61 persen atau Rp448 miliar, dari pagu belanja Rp1,4 triliun.

"BPKP sudah meminta pemda tersebut agar berupaya lebih keras untuk meningkatkan serapan anggaran. Penyerapan anggaran daerah sangat berpengaruh terhadap peningkatan dan pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi covid. Serta mengatasi dampak inflasi," ujarnya.

Sementara realisasi belanja Pemprov Kalsel dinilai cukup baik sudah mencapai 68,55 persen. Dari pagu belanja Rp6,4 triliun, hingga akhir triwulan III sudah terserap Rp4,4 triliun lebih. Rendahnya serapan anggaran APBD Pemda di Kalsel juga dikemukakan Kanwil Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Kalsel, beberapa waktu lalu. (OL-13)

Baca Juga: Pengawasan Serapan Anggaran Perlu Ditingkatkan

Baca Juga

ANTARA/Basri Marzuki

Festival Danau Poso Masuk Agenda Pariwisata Nasional

👤M Taufan SP Bustan 🕔Kamis 02 Februari 2023, 21:54 WIB
Menurut Bupati, dengan dinaikkannya level FDP dari skala regional menjadi skala nasional akan memberikan dampak multiefek bagi kemajuan...
DOK.MI

Gempa Sesar Garsela Sebabkan Kerusakan Puluhan Rumah di Garut

👤Kristiadi 🕔Kamis 02 Februari 2023, 21:45 WIB
Di Samarang 20 unit dua desa, Cisarua dan Samarang, di Padaawas, Pasirwangi, cuma dua rumah. Kata BPBD...
Antara/Fakhri

Kemenkominfo Sebut Penetrasi TV Digital Menuju Normal di Februari 2023

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 21:41 WIB
Kemenkominfo menyebutkan penetrasi layanan TV digital setelah penghentian TV analog (Analog Switch Off) di beberapa daerah tengah menuju...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya