Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Sumatra Barat, menangani material longsor di dua lokasi, akibat hujan deras mengguyur daerah setempat, Rabu (16/11) siang hingga sore hari.
"Hujan yang turun dalam durasi lama menyebabkan tanah longsor di dua lokasi, personel BPBD beserta insan kebencanaan sudah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Endrizal di Padang, Rabu.
Ia mengatakan longsor terjadi di leter S Tugu, RT03/RW03 Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
Material longsor yang menutup sebagian badan jalan menuju Sungai Pisang mengakibatkan gangguan akses transportasi warga.
Longsor juga terjadi di RT01/RW01 Teluk Bayur, Kelurahan Gates Nan XX, Lubu Begalung. Material longsor mengancam satu rumah warga.
"Pengerjaan material longsor sudah dilaksanakan oleh petugas supaya akses jalan masyarakat tidak terganggu dan tidak membahayakan warga," katanya.
Baca juga: BMKG Imbau Warga Sulut Waspadai Cuaca Ekstrem
Di tengah kondisi cuaca di mana hujan berlangsung lama, BPBD Padang telah melakukan persiapan untuk mengantisipasi serta menangani bencana.
"Kami sudah menyiagakan personel serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penyediaan alat berat jika sewaktu-waktu dibutuhkan," katanya.
Untuk dukungan alat berat dalam penanganan bencana tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Balai Jalan Kementerian Pekerjaan Umum, dan PT Semen Padang.
Hingga pukul 17.30 WIB, BPBD Padang masih menyiagakan sekitar 60 personel demi mengantisipasi kejadian bencana.
"Puluhan personel kami siagakan mengingat kondisi cuaca yang masih hujan, kami mengimbau warga untuk tetap hati-hati hingga malam nanti," katanya. (Ant/OL-16)
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved