Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim penghujan puluhan kader DPD Partai NasDem Kudus menggelar aksi sosial bersih-bersih fasilitas publik di Taman Gondang Manis, Bae, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (12/11. Aksi tersebut merupakan upaya Partai NasDem dalam penanggulangan bencana banjir maupun wabah DBD sejak dini.
Aksi bersih-bersih diikuti puluhan kader. Mereka bergotong royong
membersihkan sampah maupun rumput liar di kawasan Taman Gondang Manis.
Selain itu, mereka juga membersihkan gorong-gorong di sekitar lokasi agar aliran air dapat lancar.
Wakil Sekretaris DPD Partai Nasdem Kudus Muhammad Fais mengatakan, aksi
bersih-bersih kali ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-11 Partai NasDem yang dilakukan serentak. Kegiatan juga menjadi bukti bahwa Partai NasDem peduli untuk menghijaukan bumi.
"Sesuai dengan tema NasDem Peduli Bumi dan melestarikan apa yang ada di
bumi, salah satu hal kecil yang bisa kami lakukan ialah dengan membersihkan taman. Ini merupakan bentuk kepedulian kita, partai yang peduli lingkungan," ujar Muhammad Fais.
Ia menambahkan pembersihan sampah juga menjadi upaya Partai NasDem dalam turut serta melakukan penanggulangan bencana banjir sejak dini.
Sementara kader partai nasdem Wawan mengaku senang turut serta membersihkan kondisi taman agar lebih bersih. Pada musim penghujan ini, pembersihan sampah harus dilakukan guna mencegah banjir serta merebaknya kasus DBD di Kabupaten Kudus. (N-2)
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved