Rabu 09 November 2022, 17:25 WIB

Banjir Rob Sambangi Pesisir Eretan Indramayu

Nurul Hidayah | Nusantara
Banjir Rob Sambangi Pesisir Eretan Indramayu

MI/Nurul Hidayah
Banjir pasang air laut atau rob rendam ribuan rumah di Desa Eretan Kulon dan Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

 

BANJIR pasang air laut atau rob menerjang pesisier Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Rob dimungkinkan terkait dengan adanya fenomena gerhana bulan total.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, banjir pasang air laut atau rob menerjang  permukiman warga di Desa Eretan Kulon dan Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur. Petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Waminuddin, menjelaskan banjir rob hari ini lebih
parah dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Dikarenakan  banjir rob kali ini lebih tinggi dibandingkan sebelumnya," tutur Waminuddin, Rabu (9/11).

Jika di hari-hari sebelumnya ketinggian banjir rob di kisaran 20 hingga 60 cm, namun hari ini ketinggiannya berkisar 20-80 cm. "Mungkin ini dampak gerhana bulan total," tutur Waminuddin. Sehingga banjir robnya lebih tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Banjir pasang air laut yang terjadi hari ini, menurut Waminuddin, juga dikarenakan air laut yang pasang dan tidak bercampur dengan luapan sungai. "Karena warna air banjirnya tidak berwarna keruh," tutur Waminuddin.

Ada pun rumah warga di dua desa yang terendam banjir mencapai ribuan. Namun hingga kini warga masih bertahan di rumah masing-masing. Selain rumah warga, banjir pasang air laut juga menggenanagi sejumlah sekolah. "Tapi sekolah tidak diliburkan," tutur Waminuddin. Sehingga
siswa terpaksa harus belajar di dalam kelas yang tergenang air.

Secara terpisah, Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Indramayu, Edi Satoto, menjelaskan pihaknya sedang mencoba peluang untuk merelokasi warga Eretan. Pada 2010 lalu pun menurut Edi sebenarnya sudah pernah dibangun sejumlah rumah untuk
relokasi.

Selain itu direncanakan akan ada pemasangan seat belt untuk mengurangi ancama rob di sekitar Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon pada 2023 mendatang. 'Anggarannya dari APBN," tutur Edi. (OL-13)

Baca Juga: Warga Kota Kupang Dihimbau Siaga Bencana Hidrometeorologi

Baca Juga

MI/Kristiadi/DOK.BPBD

BPBD Garut: 135 Rumah Retak akibat Gempa, tapi Masih Bisa Ditempati

👤Kristiadi 🕔Senin 05 Desember 2022, 21:12 WIB
Petugas BPBD maupun instansi lainnya, kata dia, langsung melakukan pengecekan seluruh daerah di Garut untuk mengetahui dampak kerusakan...
DOK/SEMEN GRESIK

Semen Gresik Raih 7 Penghargaan pada Ajang TKMPN 2022

👤Haryanto 🕔Senin 05 Desember 2022, 20:50 WIB
Inovasi dari para karyawan tersebut menjadi wujud dari keunggulan kompetitif perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin...
DOK.MI

Polres Cimahi Bekuk Pria Penyiram Air Keras terhadap Istri

👤Depi Gunawan 🕔Senin 05 Desember 2022, 19:30 WIB
Air keras yang digunakan untuk menyiramkan ke tubuh korban didapat tersangka dengan cara membeli secara daring (belanja...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya