Kamis 03 November 2022, 21:18 WIB

Kementan Lepaskan Burung Cucak Hijau di Hutan Juwata Krikil

Mediaindonesia.com | Nusantara
Kementan Lepaskan Burung Cucak Hijau di Hutan Juwata Krikil

Antara/Umarul Faruq.
Cucak hijau.

 

KARANTINA Pertanian Tarakan melepasliarkan burung cucak hijau di hutan Juwata Krikil, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Pelepasliaran dilakukan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat dan Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan Kota Tarakan guna memastikan lokasi pelepasliaran memenuhi syarat keamanan.

Pelepasliaran dilakukan setelah koordinasi dengan instansi terkait tuntas, terutama memastikan terpenuhinya aspek-aspek dalam pelepasliaran burung cucak hijau. "Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga populasi burung cucak hijau yang sudah berkurang jumlahnya," kata Kepala Karantina Pertanian Tarakan, Ahmad Mansuri Alfian.

BKSDA telah memasukkan cucak hijau pada katagori hewan langka dan dilindungi. Unggas bersuara merdu ini selain ditemukan di berbagai daerah di Indonesia juga ada di Brunei, Malaysia, Myanmar, Singapura, dan Thailand. Di alam bebas di Indonesia, dulu banyak ditemui di Kalimantan, Jawa, dan Sumatra. Kini jumlahnya cenderung menurun.

Santi selaku perwakilan dari BKSDA menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih terhadap Karantina Pertanian Tarakan yang langsung ikut melakukan konservasi terhadap keanekaragaman hayati di Kalimantan. Ia berharap pelepasliaran bisa memastikan keberadaan cucak hijau.

Alfian menjelaskan, banyak jenis burung khas Kalimantan yang diminati warga. Perlu kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ekosistem dan populasinya. "Pulau Kalimantan ini dikaruniai keanekaragaman hayati yang luar biasa. Jangan sampai kekayaan ini tidak bisa dinikmati anak cucu kita," ujar Alfian.

Melepasliarkan cucak hijau, jelas Alfian, sejalan dengan tugas pokok dan fungsi Badan Karantina Pertanian. Bambang, Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, dalam berbagai kesempatan menegaskan tugas pencegahan hama penyakit hewan dan tumbuhan tidak semata soal penegakan peraturan perkarantinaan hewan dan tumbuhan. Akan tetapi, ini termasuk perlindungan sumber daya genetik dari kepunahan.

Perlindungan terhadap populasi burung cucak hijau sudah dilakukan Karantina Pertanian Tarakan. Seluruh wilayah kerja Karantina Pertanian Tarakan tidak lagi mensertifikasi pengeluaran burung cucak hijau.

"Saya tegaskan, Karantina Pertanian Tarakan sentiasa menyenggarakan tindakan perkarantinaan sesuai amanah undang-undang. Ini untuk kelestarian sumber daya hayati di pulau kita ini," kata Alfian. (RO/OL-14)

Baca Juga

Metro TV/Tantawi Jauhari.

Tim Amankan Delapan Pelaku Pembunuhan Polisi

👤Tantawi Jauhari 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 22:14 WIB
Satu per satu para pelaku dibawa menggunakan sepeda motor dari lorong permukiman padat penduduk dengan tangan diborgol serta dikawal dua...
Ist

Polda Metro Jaya & Relawan Siap Layani Korban Gempa Cianjur Selama 24 Jam

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:47 WIB
Polda Metro Jaya menurunkan tim Bidokkes, Brimob dan Relawan SiapBergerak, yang berfokus pada memobilisasi korban di kawasan terisolasi di...
ANTARA

Pencarian Korban Hilang Gempa Cianjur Diusulkan Diperpanjang Lagi

👤Widhoroso 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:42 WIB
Pemkab Cianjur sudah mengusulkan untuk memperpanjang lagi proses pencarian korban hilang akibat bencana gempa di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya