Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN tanah terjadi di Dukuh Karanganyar, Desa Seridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengakibatkan 65 rumah warga rusak berat dan harus dibongkar total.
Sebanyak 767 jiwa terpaksa harus mengungsi ke tempat yang aman, namun belum ada bantuan untuk kebutuhan logistik hingga kini.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Sridadi, Sudiryo. Sudiryo menuturkan bencana tanah bergerak sebetulnya telah terjadi sejak 2020 dan terus meluas dalam dua tahun terakhir ini hingga semakin parah.
"Saat ini ada 65 rumah dan dua bangunan tempat ibadah masjid serta musala rusak berat. Semua bangunan rumah warga dan tempat ibadah rusak berat, bahkan ada yang sudah roboh," tutur Sudiryo di Brebes, Kamis (3/11).
Sudiryo menyebut ada 185 kepala keluarga (KK) atau 767 jiwa, di antaranya 53 anak dan balita, 3 ibu hamil, dan 49 siswa sekolah di Dukuh Karanganyar yang rumahnya rusak berat. Sebanyak 16 KK telah mengungsi ke rumah kerabat yang jauh dari lokasi dan aman.
Baca juga: Pemilik Diminta Bertanggung Jawab atas Kebakaran Kapal Express Cantika 77
"Ada 16 KK yang sudah mengungsi, sementara yang lainnya masih bertahan karena belum ada tempat mengungsi," katanya.
Kades menerangkan rencananya pada Sabtu (5/11) akan dilakukan pembongkaran seluruh rumah dan material bekasnya akan digunakan untuk membuat hunian sementara (huntara) di tanah bengkok desa.
"Kondisinya sudah sangat membahayakan dan harus dikosongkan selanjutnya harus membuat huntara. Tempat pengungsian sementara telah disiapkan di gedung Pondok Pesantren Al-Insaniyah Kaligiri. Warga akan mengungsi sementara, sambil menunggu pembuatan huntara," jelas Sudiryo.
Menurut Sudiryo selama pembongkaran dan warga mengungsi, disiapkan mobil dapur umum dari Dinsos Brebes, untuk menyuplai kebutuhan makan pengungsi dan para relawan. Sayangnya, hingga saat ini belum ada bantuan logistik untuk kebutuhan pangan pengungsi dan relawan.
"Mobil dapur umumnya sudah siap, tapi logistik untuk memenuhi kebutuhan pangan saat pembongkaran dan mengunsi belum ada," kata Sobar, relawan Taruna Siaga Bencana.
Sobar menjelaskan, bantuan untuk warga korban tanah bergerak di antaranya baru dari PMI Brebes, sedangkan bantuan sembako dan lainnya belum ada. (OL-16)
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Penemuan mayat yang disembunyikan dalam koper di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved