Kamis 03 November 2022, 17:50 WIB

Bencana Pergerakan Tanah di Brebes, 65 Rumah Warga Harus Dibongkar

Supardji Rasban | Nusantara
Bencana Pergerakan Tanah di Brebes, 65 Rumah Warga Harus Dibongkar

MI/Supardji R
Warga Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, menunjukkan puing rumah yang rusak akibat tanah bergerak, Kamis (3/11).

 

PERGERAKAN tanah terjadi di Dukuh Karanganyar, Desa Seridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengakibatkan 65 rumah warga rusak berat dan harus dibongkar total.

Sebanyak 767 jiwa terpaksa harus mengungsi ke tempat yang aman, namun belum ada bantuan untuk kebutuhan logistik hingga kini.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Sridadi, Sudiryo. Sudiryo menuturkan bencana tanah bergerak sebetulnya telah terjadi sejak 2020 dan terus meluas dalam dua tahun terakhir ini hingga semakin parah.

"Saat ini ada 65 rumah dan dua bangunan tempat ibadah masjid serta musala rusak berat. Semua bangunan rumah warga dan tempat ibadah rusak berat, bahkan ada yang sudah roboh," tutur Sudiryo di Brebes, Kamis (3/11).

Sudiryo menyebut ada 185 kepala keluarga (KK) atau 767 jiwa, di antaranya 53 anak dan balita, 3 ibu hamil, dan 49 siswa sekolah di Dukuh Karanganyar yang rumahnya rusak berat. Sebanyak 16 KK telah mengungsi ke rumah kerabat yang jauh dari lokasi dan aman.


Baca juga: Pemilik Diminta Bertanggung Jawab atas Kebakaran Kapal Express Cantika 77


"Ada 16 KK yang sudah mengungsi, sementara yang lainnya masih bertahan karena belum ada tempat mengungsi," katanya.

Kades menerangkan rencananya pada Sabtu (5/11) akan dilakukan pembongkaran seluruh rumah dan material bekasnya akan digunakan untuk membuat hunian sementara (huntara) di tanah bengkok desa.

"Kondisinya sudah sangat membahayakan dan harus dikosongkan selanjutnya harus membuat huntara. Tempat pengungsian sementara telah disiapkan di gedung Pondok Pesantren Al-Insaniyah Kaligiri. Warga akan mengungsi sementara, sambil menunggu pembuatan huntara," jelas Sudiryo.

Menurut Sudiryo selama pembongkaran dan warga mengungsi, disiapkan mobil dapur umum dari Dinsos Brebes, untuk menyuplai kebutuhan makan pengungsi dan para relawan. Sayangnya, hingga saat ini belum ada bantuan logistik untuk kebutuhan pangan pengungsi dan relawan.

"Mobil dapur umumnya sudah siap, tapi logistik untuk memenuhi kebutuhan pangan saat pembongkaran dan mengunsi belum ada," kata Sobar, relawan Taruna Siaga Bencana.

Sobar menjelaskan, bantuan untuk warga korban tanah bergerak di antaranya baru dari PMI Brebes, sedangkan bantuan sembako dan lainnya belum ada. (OL-16)

 

Baca Juga

MI/HO

Paramitha DPR Kawal Pemasangan Listrik Baru di Brebes

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 22:49 WIB
Pemerintah merencanakan bantuan pasang baru listrik 2022 kepada 1.086 rumah warga miskin di Brebes, Jawa...
Dok. Peradi

Peradi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 21:54 WIB
Hal ini merupakan satu misi peduli kemanusiaan dari para pengurus dan advokat anggota Peradi yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah...
Medcom

Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jateng Hingga Tiga Hari Kedepan

👤Akhmad Safuan 🕔Rabu 30 November 2022, 21:24 WIB
CUACA ekstrem berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah hingga tiga hari ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya